Eks Anggota Ungkap Pergerakan JAD di Bandung Raya

ADVERTISEMENT

Eks Anggota Ungkap Pergerakan JAD di Bandung Raya

Siti Fatimah - detikNews
Kamis, 08 Des 2022 11:19 WIB
Moment Robi Rubiansyah memberi hormat ke bendera merah putih.
Foto: dok. Istimewa
Jakarta -

Baru-baru ini geger kasus bom bunuh diri Agus Sujatno (34) di Polsek Astana Anyar, Bandung, yang disebut terafiliasi dengan Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Salah satu mantan narapidana teroris (napiter) Robby Rubiansyah alias Abu Askar buka-bukaan soal pergerakan JAD serta solidaritas mereka.

Dilansir detikJabar, Abu Askar merupakan mantan anggota JAD Sukabumi-Cianjur. Dia pernah beraksi di Vihara Ekayana dan Kedutaan Besar Myanmar pada 2013.

Abu Askar mengungkapkan JAD Bandung adalah salah satu jaringan yang masih aktif. Dia menyebut solidaritas JAD Bandung cukup kuat.

"Saya melihat ada sekian banyak bahasanya cabang JAD, memang salah satunya masih aktif itu Bandung, Bandung Raya-lah bahasa mereka. Memang saya akui teman-teman JAD yang masih aktif itu punya solidaritas tinggi. Artinya, sesama jemaah pasti dibantu sampai betul-betul bisa mandiri," kata dia saat dihubungi awak media via sambungan telepon, Kamis (8/12/2022).

"Ketika solidaritas kuat, mereka bantu. Bahkan dulu ketika saya masih berkiblat pada mereka, bahasa mereka ketika ada ikhwannya (saudara jemaah) tertangkap, mereka biayai keluarganya dari uang kas. Saya alami sendiri, tiga tahun di dalam, keluarga istri anak di-support," sambungnya.

Selanjutnya, Abu Askar juga mengungkap alasan beberapa napiter yang kembali beraksi menjadi bomber. Alasannya adalah faktor ekonomi yang harus dipenuhi.

Baca selengkapnya di sini.

Simak Video 'Fakta-fakta Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar Bandung':

[Gambas:Video 20detik]



(azh/idh)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT