Dukung Israel, Bush Kecam Iran Dalam Konflik Libanon
Jumat, 28 Jul 2006 09:55 WIB
Washington - Pemerintah AS jelas-jelas menolak mengecam taktik ofensif Israel terhadap gerilyawan Hizbullah di Libanon Selatan. Presiden George W Bush malah mengecam peran Iran dalam pertempuran berdarah itu. Wah... wah!"Hizbullah menyerang Israel. Saya tahu Hizbullah terkait dengan Iran," cetus Bush di akhir pertemuan dengan Presiden Rumania Traian Basescu di Gedung Putih."Sekarang saatnya bagi dunia untuk melawan bahaya ini," imbuh pemimpin negeri adidaya itu seperti dikutip kantor berita Associated Press, Jumat (28/7/2006).Meski begitu, Bush berharap kekerasan di Libanon berakhir secepat mungkin. Bush juga mendesak Israel untuk berusaha menekan dampak serangannya terhadap warga sipil. Namun Bush tetap mendukung kampanye militer Israel selama itu demi menghapuskan pengaruh Hizbullah di Libanon."Sekarang saatnya untuk mengatasi akar penyebab masalah dan akar permasalahannya adalah kelompok teroris yang berusaha menghentikan kemajuan demokrasi," kata Bush.Sebelumnya, pejabat-pejabat tinggi Israel mengatakan, peperangan dengan kelompok Hizbullah bisa berlangsung hingga beberapa pekan mendatang. Ini dikarenakan gagalnya pertemuan para pemimpin dunia untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata di Libanon.Jet-jet tempur Israel hingga kini terus membombardir daerah yang dicurigai sebagai tempat Hizbullah. Sedangkan gerilyawan Hizbullah terus melancarkan serangan roket ke wilayah Israel utara.
(ita/)











































