Pelaku Bom Bunuh Diri di Astana Anyar Sempat Ditahan Sejumlah Polisi

ADVERTISEMENT

Pelaku Bom Bunuh Diri di Astana Anyar Sempat Ditahan Sejumlah Polisi

Bima Bagaskara - detikNews
Rabu, 07 Des 2022 13:32 WIB
Anggota Gegana Polda Jabar melakukan proses sterilisasi tempat kejadian perkara dugaan bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar, Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/12/2022). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/aww.
Sterilisasi TKP bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)
Jakarta -

Kapolda Jawa Barat Irjen Suntana mengungkap kronologi terjadinya ledakan bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Kota Bandung. Pelaku sempat ditahan oleh beberapa anggota karena ingin mendekati anggota yang sedang mengikuti apel.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (7/12/2022) pagi. Setelah meninjau lokasi kejadian, Suntana mengatakan ledakan terjadi sekitar pukul 08.00 WIB.

Saat itu, kata dia, pelaku masuk ke Polsek dan memaksa mendekati anggota yang tengah melaksanakan apel pagi.

"Kita berada di dekat TKP, beberapa meter dari Polsek Astana Anyar, yang tadi pagi tepat pukul 08.00 WIB telah terjadi sebuah ledakan di dalam Mako Polsek saat anggota sedang melakukan apel pagi. Pelaku berada di dalam dan memaksa untuk mendekati anggota kita yang sedang apel," ucap Suntana kepada wartawan dilansir detikJabar.

Menurutnya, petugas yang berjaga sempat menahan pelaku. Namun pelaku memaksa mendekati anggota. Pelaku juga diketahui sempat mengacungkan sebuah pisau sebelum terjadi ledakan.

"Lalu ditahan oleh beberapa anggota untuk tidak mendekat. Pelaku tetap berkehendak untuk mendekati anggota dan mengacungkan sebuah pisau, tiba-tiba terjadi ledakan," jelasnya.

Baca berita selengkapnya di sini.

Simak video 'Pelaku Bom Bunuh Diri Bandung Tinggalkan Pesan 'KUHP Hukum Syirik'':

[Gambas:Video 20detik]



(rdp/idh)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT