Ada 'Teroris' di Akpol Semarang
Kamis, 27 Jul 2006 19:02 WIB
Semarang - Wartawan yang tengah mengunjungi Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang dikejutkan suara tembakan di Hotel Cendrawasih. Mobil sedan yang parkir di lapangan bola di depan hotel pun meledak. Blaar!!Itulah adegan pembuka dari demonstrasi pembebasan sandera yang disekap teroris. Hotel ini pun adalah setting milik Pusat Pelatihan Anti Teror Internasional (Platina). Walaupun hanya setting, hotel ini dibangun 4 lantai seperti sungguhan.Anggota Detasemen 88 pun menyerbu masuk. Ada yang turun dari helikopter dan berayun masuk jendela, ada pula yang masuk menjebol pintu hotel. Rentetan tembakan senapan MP-5 pun membahana.Tiba-tiba semua sunyi, kemudian radio komunikasi pasukan Den 88 melaporkan teroris sudah dilumpuhkan. 3 Kendaraan lalu datang secepat kilat menjemput sandera, teroris, dan anggota Den 88."Hanya 8 menit," ujar Direktur Pembinaan Taruna dan Pelatihan Akpol Brigjen Pol Adjie R Ramdja, di komplek Akpol, Semarang, Kamis (27/7/2006).Aksi tidak berhenti di situ. Teroris meninggalkan paket bom di depan hotel. Robot HOBO milik tim Gegana pun diturunkan. Blaar!! Paket bom diledakkan tapi robot ini tetap utuh."Aksi ini melibatkan 75 personel Den 88 gabungan Polda Jateng dan Mabes Polri," lanjut Adjie.Akpol Semarang seluas 125 hektar selain berfungsi sebagai akademi bagi 1.187 taruna, juga memiliki Platina. Platina dilengkapi fasilitas simulasi aksi teror berupa hotel, kereta api, pesawat terbang, kapal laut, rumah VVIP, dll.Akpol juga dilengkapi dengan Jakarta Centre for Law Enforcement Coorporation (JCLEC). JCLEC bekerjasama dengan 31 negara dan 120 instruktur dari berbagai negara sebagai pusat pelatihan penangangan kejahatan internasional.Usai simulasi aksi terorisme, para wartawan pun diizinkan menjajal senapan MP-5. detikcom pun tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Dor! Dor!!
(fay/)











































