Pemerintah Masifkan Sosialisasi 3 Tahun sampai KUHP Efektif Berlaku

ADVERTISEMENT

Pemerintah Masifkan Sosialisasi 3 Tahun sampai KUHP Efektif Berlaku

Dwi Rahmawati - detikNews
Selasa, 06 Des 2022 17:21 WIB
Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly.
Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly (Firda/detikcom)
Jakarta -

Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly mengatakan RKUHP yang telah disahkan menjadi undang-undang bakal berlaku efektif dalam 3 tahun. Selama kurun waktu tersebut, pemerintah bersama DPR akan melakukan sosialisasi ke lembaga terkait.

"Semua ini nanti ada waktu 3 tahun agar undang-undang ini efektif berlaku. Dalam masa 3 tahun ini, akan kita adakan sosialisasi. Tim ini maupun bersama-sama tim DPR akan melakukan sosialisasi ke penegak hukum, ke masyarakat, ke kampus-kampus untuk menjelaskan konsep filosofi dan lain-lain dari RKUHP," kata Yasonna seusai pengesahan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/12/12022).

Setelah RKUHP disahkan, lanjutnya, Yasonna menyebut pasal-pasal yang dianggap bermasalah boleh dilakukan judicial review. Kendati demikian, Yasonna menegaskan sosialisasi akan dimasifkan ke pemangku kebijakan.

"Kita akan mengadakan (sosialisasi), tadi saya bilang tiga tahun ini waktu yang cukup luas bagi pemerintah, bagi tim untuk bersosialisasi pada penegak-penegak hukum, stakeholder ya jaksa, hakim, polisi, ini utamanya dulu. Advokat, pegiat HAM, (ke) kampus-kampus lagi, jangan salah ngajar dia, dosen-dosen jangan salah menjelaskan," ungkap Yasonna.

Tenaga ahli dari DPR maupun pemerintah juga akan membuat buku terkait KUHP. Pemerintah juga tengah mempersiapkan sosialisasi tersebut.

"Dari kitab ini akan dilahirkan banyak buku, tentang pertanggungjawaban pidana, tentang kriminal, tentang hukuman dan lain-lain. Dan ini akan membantu, membantu nanti kampus-kampus, penegak hukum, untuk menjelaskan," kata Yasonna.

"Tetapi yang pasti harus ada dan kami harus menyusun dari sekarang sosialisasi terhadap seluruh stakeholders yang ada," imbuhnya.

(dwr/gbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT