Pihak Yosua: Tak Ada Saksi Dukung Klaim Sambo soal Pemerkosaan!

ADVERTISEMENT

Pihak Yosua: Tak Ada Saksi Dukung Klaim Sambo soal Pemerkosaan!

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Selasa, 06 Des 2022 15:54 WIB
Pengacara keluarga Brigadir J, Martin Lukas Simanjuntak.
Pengacara keluarga Yosua, Martin Lukas (Azhar Bagas Ramadhan/detikcom)
Jakarta -

Ferdy Sambo mengklaim tidak ada perselingkuhan dalam rumah tangganya. Yang ada hanya peristiwa pemerkosaan yang dilakukan Brigadir N Yosua Hutabarat ke istrinya, Putri Candrawathi. Pihak keluarga Yosua mengingatkan tidak ada saksi atas klaim Sambo itu.

"Kedua, mengenai FS mengatakan tidak ada perselingkuhan, yang ada pemerkosaan, saya pikir itu tuduhan yang prematur ya, saya kira itu dalam dakwaan itu klaim sepihak yang belum pasti kebenaran, dan tidak ada saksi yang mendukung klaim sepihak," kata pengacara keluarga Yosua, Martin Lukas Simanjuntak, saat dihubungi, Selasa (6/12/2022).

Martin mengatakan Putri Candrawathi (PC) saat ini berstatus terdakwa dan bukan korban lagi. Jadi, menurut Martin, Putri memiliki hak untuk ingkar.

"PC ini posisinya terdakwa manakala dia mempunyai hak ingkar. Hak dia sebagai korban itu sudah gugur manakala laporan di Polres Jaksel sudah gugur. Lalu, setelah gugur, mereka memindahkan locus tempus, itu hak mereka, tapi itu tidak diakomodir melalui suatu bentuk sistem peradilan pidana manakala harus ada laporan resmi. Jadi Putri sah-sah saja kalau mau bohong. Nanti diuji di sidang," katanya.

Sebelumnya, Ferdy Sambo tegas menepis keterangan Bharada Richard Eliezer yang diutarakan dalam sidang mengenai sosok wanita yang keluar dari rumahnya sembari menangis. Sambo mengklaim istrinya, Putri Candrawathi, diperkosa Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

"Tidak benar keterangan dia itu. Ngarang-ngarang. Jelasnya, istri saya kan diperkosa sama Yosua. Tidak ada motif lain, apalagi itu perselingkuhan," ucap Sambo selepas sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Selasa (6/12/2022).

Sambo menuding Eliezer berbohong. Dia mengaku akan mencecar Eliezer perihal ini dalam sidang berikutnya.

"Kita juga nanti tanyakan di persidangan. Siapa yang nyuruh dia ngarang-ngarang seperti itu," ucap Sambo.

(zap/dhn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT