Hendra Kurniawan: Sambo Hubungi Kapolda Jambi Minta Kasus Yosua Jangan Viral

ADVERTISEMENT

Hendra Kurniawan: Sambo Hubungi Kapolda Jambi Minta Kasus Yosua Jangan Viral

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 06 Des 2022 12:39 WIB
Ferdy Sambo Minta Maaf ke Polisi Polres Jaksel
Ferdy Sambo (Foto: Screenshoot TV Pool)
Jakarta -

Eks Karo Paminal Divisi Propam Polri, Hendra Kurniawan, mengungkap Ferdy Sambo sempat menelepon Kapolda Jambi di awal kasus kematian Brigadir Yosua Hutabarat. Sambo saat itu meminta Kapolda Jambi mengelola situasi agar kasus itu tidak sampai viral.

Hal itu diungkapkan Hendra saat bersaksi di sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir Yosua di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (6/12/2022). Hendra awalnya bercerita soal keberangkatannya ke Jambi atas perintah Ferdy Sambo.

Ferdy Sambo pun sempat membocorkan tiga hal yang akan ditanyakan keluarga Yosua saat bertemu dengan Hendra nanti di Jambi.

"Nah ini update dari Jambi. Updatenya ada tiga yang ditanyakan. Pertama, kronologi kejadian, masalah pemakaman dan masalah adik almarhum untuk dimutasi ke Jambi. Kalau bisa bro (Hendra) berangkat ke sana untuk jelaskan, biar Pak Beny Ali di sini aja," kata Hendra menurunkan personel ucapan Sambo.

"FS perintah Saudara untuk kunjungi keluarga (Yosua)?," tanya Hakim.

"Ya, untuk berangkat ke Jambi menjelaskan. Saya izin ke Pak FS untuk berangkat ke Jambi ada dari Biro Provos, ada dari Biro Paminal, dan penyidik biar lengkap. Kami berangkat bertujuh," jawab Hendra.

Hendra lalu menjelaskan pertemuannya dengan keluarga Yosua di Jambi. Hendra mengaku keluarga Yosua menanyakan sejumlah hal, termasuk santunan bagi Yosua.

"Langsung saya sampaikan maksud dan tujuan dan kemudian saya jelaskan betul saya sampaikan jangan ada yang dokumentasikan. Saya sampaikan tiga hal tadi dan ketika di sana bertambah ada pertanyaan soal di mana handphone almarhum. Kemudian tanyakan juga kalau seperti ini santunannya gimana. Saya jelaskan kami datang ke sini belum sempat dengan koordinasi satuan kerjanya di Bareskrim," jelas Hendra.

Usai bertemu dengan keluarga Yosua, Hendra dan tim kembali ke hotel. Esok harinya eks Bagian Penegakan Hukum Provost Divisi Profesi dan Pengamanan Polri, Susanto Haris, menyampaikan ke Hendra untuk berkoordinasi ke Polda Jambi.

Menurut Hendra, Ferdy Sambo pun telah berkomunikasi dengan Kapolda Jambi untuk mengelola situasi agar kasus kematian Brigadir Yosua tidak viral.

"Kemudian kembali lagi ke Jambi jam 8 malam. Kita monitor perkembangan situasi dan di hari berikutnya ada dari Pak Santo sampaikan kita koordinasi sama Polda (Jambi) karena Pak FS sudah komunikasi dengan Kapolda. Di situ baru berita itu viral," jelas Hendra.

"Karena situasi seperti itu saya mohon untuk dikelola sama Kapolda jangan sampai viralnya merugikan institusi Polri," tambah Hendra.


Ferdy Sambo Didakwa Pembunuhan Berencana

Ferdy Sambo dan Putri didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua Hutabarat. Perbuatan itu dilakukan bersama-sama dengan Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Ricky Rizal Wibowo, dan Kuat Ma'ruf.

"Mereka yang melakukan, yang menyuruh melakukan, dan turut serta melakukan perbuatan, dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain," ucap jaksa saat membacakan surat dakwaan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Senin (17/10).

Ferdy Sambo diadili dengan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Ferdy Sambo juga didakwa merintangi penyidikan dalam kasus pembunuhan Yosua. Ferdy Sambo didakwa dengan Undang-Undang No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan KUHP.

Simak Video 'Cerita Hendra Kurniawan Dipanggil Kapolri di Awal Kasus Sambo':

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/yld)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT