Batik Air Jakarta-Bengkulu Sempat Tak Jadi Terbang karena Masalah di Kokpit

ADVERTISEMENT

Batik Air Jakarta-Bengkulu Sempat Tak Jadi Terbang karena Masalah di Kokpit

Dwi Andayani - detikNews
Senin, 05 Des 2022 22:43 WIB
Batik air
Ilustrasi Pesawat Batik Air (Foto: Dok. Batik Air)
Jakarta -

Pesawat Batik Air nomor penerbangan ID-7127 pemberangkatan Jakarta menuju Bengkulu gagal terbang. Hal ini lantaran adanya kendala indikator pada kokpit.

Corporate Communications Strategic Danang Mandala Prihantoro mengatakan pesawat yang diberangkatkan dari Bandar Udara Internasiional Jakarta Halim Perdanakusuma (HLP) tujuan Bandar Udara Fatmawati Soekarno harus kembali ke landasan parkir untuk dilakukan pengecekan ulang. Danang menyebut hal ini dilakukan karena salah satu komponen yang terdapat dalam ruang kemudi tidak berkerja secara optimal.

"Pesawat yang dipergunakan awal yakni Airbus 320-200 registrasi PK-LAF harus kembali ke landas parkir (apron) atau Return to Apron (RTA) guna dilakukan pengecekan ulang dikarenakan salah satu indikator pada kokpit (ruang kemudi) menunjukkan kinerja pada salah satu komponen tertentu tidak bekerja secara optimal," ujar Danang dalam keterangan tertulis, Senin (5/12/2022).

"Posisi pesawat udara masih berada di darat untuk bergerak dengan kecepatan rendah menuju landas pacu (runway). Keputusan pilot untuk kembali ke apron adalah tepat, dalam mengutamakan keselamatan dan keamanan penerbangan (safety first)," sambungnya.

Danang menyebut sebelum melakukan penerbangan, pihaknya telah lebih dulu melakukan pengecekan awal. Berdasarkan hasil tersebut pesawat dinyatakan dalam kondisi aman.

"Sebelum proses penerbangan, pilot dan teknisi sudah melaksanakan tahapan pengecekan lebih awal pada pesawat udara (pre flight check) dengan hasil pesawat udara dalam kondisi aman dan prima (performa baik) untuk dioperasikan (airworthy for flight)," tuturnya.

Usai pesawat kembali ke landasan parkir untuk dilakukan pengecekan, para penumpang diarahkan menuju ruang tunggu. Danang menyebut Batik Air telah memberikan pelayanan penanganan keterlambatan sesuai dengan standar yang berlaku.

"Setelah pesawat kembali parkir (berada pada posisi) sempurna pada tempatnya, sebagai upaya memberikan rasa kenyamanan, seluruh tamu diarahkan menuju ruang tunggu. Hal tersebut, teknisi dan pilot membutuhkan waktu signifikan untuk pemeriksaan kembali. Batik Air telah memberikan pelayanan sesuai standar penanganan keterlambatan (delay management) yang berlaku," tuturnya.

Danang mengatakan kini penerbangan ID-7127 sudah diberangkatkan kembali menggunakan jadwal keberangkatan pada 15.37 WIB dan telah mendarat di Bandar Udara Fatmawati Soekarno pukul 16.47 WIB. Batik Air telah mengganti dan mengoperasikan dengan armada Batik Air yang lain jenis Airbus 320-200 registrasi PK-LZH , dalam penerbangan ini, Batik Air membawa enam awak pesawat dan 77 penumpang.

(dwia/aud)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT