Tanya Sidang Etik Irjen Napoleon Hingga Teddy, Kompolnas Surati Propam Polri

ADVERTISEMENT

Tanya Sidang Etik Irjen Napoleon Hingga Teddy, Kompolnas Surati Propam Polri

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Senin, 05 Des 2022 22:35 WIB
Komisioner Kompolnas Poengky Indarti
Foto: Komisioner Kompolnas Poengky Indarti (dok,ist)
Jakarta -

Kompolnas bakal mengirim surat kepada Kadiv Propam Polri Irjen Syahar Diantono. Surat itu bermaksud menanyakan kepastian sidang etik Irjen Teddy Minahasa, Irjen Napoleon Bonaparte, hingga Brigjen Prasetijo Utomo.

"Kami akan bersurat ke Kadiv Propam. Kompolnas akan menanyakan terkait masih belum dilakukan sidang etik terhadap NB, P, dan TM," kata Komisioner Kompolnas Poengky Indarti kepada wartawan, Senin (5/12/2022).

Tak hanya itu, rentetan anggota di kasus Ferdy Sambo juga bakal dipertanyakan. Diketahui baru ada 19 polisi yang sudah disidang etik dari total 35 yang diduga melanggar etik.

"Salah satu yang menjadi komplain masyarakat terkait pengaduan kasusnya kan soal kurangnya kejelasan informasi dan kurangnya komunikasi, sehingga masyarakat menganggap pelayanan Polri buruk," ujarnya.

Poengky sendiri mengaku tak bisa menjawab kapan sidang etik mereka digelar. Sementara, untuk Bharada Richard Eliezer (Bharada E), lebih baik sidang pidananya dilakukan hingga selesai terlebih dahulu.

"Ini kan untuk Richard memang proses pidananya sudah dilakukan terlebih dulu. Jadi kalau hendak memproses dengan pemeriksaan kode etik pasti mengganggu jalannya sidang pidana. Sebaiknya, tunggu sampai proses di PN selesai," tambahnya.

Diketahui, berkas perkara Irjen Teddy terakhir telah dilimpahkan lagi oleh Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta. Sementara, Irjen Napoleon Bonaparte divonis 4 tahun penjara usai kasasinya ditolak Mahkamah Agung (MA). Lalu, Brigjen Prasetijo telah divonis 3,5 tahun penjara.

(azh/aik)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT