Anggota Dewan Kedapatan Nyabu, Pemkot Kepulauan Seribu Bakal Lantik PAW

ADVERTISEMENT

Anggota Dewan Kedapatan Nyabu, Pemkot Kepulauan Seribu Bakal Lantik PAW

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Senin, 05 Des 2022 16:35 WIB
Bupati Kepulauan Seribu Junaedi
Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi (WIldan Noviansah/detikcom)
Jakarta -

Anggota Dewan Kabupaten Kepulauan Seribu berinisial MJ (35) terlibat kasus narkoba. Menindaklanjuti hal ini, Pemerintah Kota Kepulauan Seribu bakal melantik anggota Dewan Kabupaten pergantian antar waktu (PAW) menggantikan MJ.

"Mereka nanti ada PAW, ketika terbukti kasus narkoba ya nanti diganti. Kita hanya mengukuhkan," Bupati Kepulauan Seribu Junaedi saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (5/12/2022).

Adapun PAW akan ditentukan berdasarkan urutan perolehan suara setelah MJ. Nantinya, seluruh mekanisme itu akan dilaporkan kepada Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.

"Nanti kita laporkan kepada Gubernur proses untuk PAW," jelasnya.

Junaedi menyampaikan Kepulauan Seribu sendiri memiliki dua anggota dewan Kabupaten. Keduanya mewakili masing-masing kecamatan di Kepulauan Seribu, yakni kecamatan Kepulauan Seribu Utara dan Kepulauan Seribu Selatan.

"Itu kan lembaga konsultatif bukan legislatif. yang membantu bupati dalam rangka mengaspirasi masyarakat," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, polisi menangkap anggota Dewan Kabupaten Kepulauan Seribu berinisial MJ (35) terkait kasus narkoba. Namun MJ tidak ditetapkan sebagai tersangka.

Kasi Humas Polres Kepulauan Seribu Ipda Putut mengatakan, dari 8 orang yang ditangkap, empat orang diputuskan menjalani rehabilitasi. Salah satunya MJ, anggota Dewan Kabupaten Kepulauan Seribu.

"Terhitung sejak Rabu, tanggal 23 November, ada empat orang, termasuk anggota Dekap (Dewan Kabupaten), sudah dirujuk rehabilitasi ke RSKO," kata Putut saat dihubungi, Kamis (24/11/2022).

MJ ditangkap pada Sabtu (19/11) setelah polisi mengembangkan tersangka inisial NS yang ditangkap lebih dahulu pada Jumat (18/11). Barang bukti klip plastik sabu hingga alat isap sabu (bong) ikut disita.

Hasil tes urine MJ dinyatakan positif sabu. Namun, dari hasil gelar perkara, penyidik menilai MJ merupakan pengguna narkoba hingga dikenai rehabilitasi.

"Kalau untuk MJ pada saat dilakukan penggeledahan kenapa dikategorikan pengguna, pada saat NS diperiksa bilang saya habis makai sama MJ. Nah pada saat digeledah ada alat isap sama plastik bekas pakai. Barang bukti yang ditemukan TKP hanya itu dan memang mereka habis menggunakan," tutur Putut.

(taa/dek)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT