Kesehatan Pilot Perlu Dievaluasi
Kamis, 27 Jul 2006 12:52 WIB
Jakarta - Kematian pilot Garuda menjelang penerbangan mendapat sorotan dari anggota Komisi V DPR. Wakil Ketua Komisi V DPR Marwan Dja'far meminta Dirjen Perhubungan Udara mengevaluasi semua agen penerbangan tentang kesehatan para pilotnya."Ini menyangkut nyawa manusia. Jangan sampai gara-gara keteledoran menyebabkan terjadi bencana yang tidak kita inginkan. Dirjen Perhubungan Udara harus mengevaluasi semua manajemen perhubungan udara agar memberikan laporan periodik terhadap kesehatan pilot dan persyaratan keselamatan penerbangan lainnya," ujar Marwan kepada detikcom, di Jakarta, Kamis (27/7/2006).Marwan menambahkan, check up kesehatan terhadap para pilot harus lebih ditingkatkan lagi dan dilakukan secara periodik agar keselamatan penumpang dapat terjamin. "Supaya tidak mengganggu keselamatan penumpang, kesehatan para awak pesawat terutama pilot harus menjadi prioritas utama," ujarnya.Dia meminta pihak yang bertanggung jawab mengadakan standardisasi kesehatan sebelum dilakukan penerbangan. Selain itu pihak peneebangan juga diminta tidak hanya memikirkan keuntungan perusahaan saja.Seorang pilot Garuda meninggal dunia sebelum melakukan menerbangkan pesawat A330 dengan nomor penerbangan GA 722 rute Denpasar-Sydney-Melbourne. Pilot bernama Indra Setiadjit itu meninggal pada 25 Juli 2006 pukul 01.35 Wita.Kejadian itu berawal ketika yang bersangkutan dalam perjalanan menuju ke Rumah Sakit Graha Asih, Denpasar, setelah sebelumnya yang bersangkutan mengalami pingsan saat berada di dalam pesawat.
(san/)











































