Bripka Ricky Ungkap Cerita Kuat Ma'ruf Kejar Yosua Bawa Pisau di Magelang

ADVERTISEMENT

Bripka Ricky Ungkap Cerita Kuat Ma'ruf Kejar Yosua Bawa Pisau di Magelang

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Senin, 05 Des 2022 12:04 WIB
Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal dan Kuat Maruf jalani sidang lanjutan di PN Jaksel. Mereka saling memberikan kesaksian.
Foto: Grandyos Zafna/detikcom
Jakarta -

Ajudan Ferdy Sambo, Bripka Ricky Rizal, menceritakan peristiwa yang terjadi di rumah di Magelang pada 7 Juli lalu. Ricky menyebut saat itu Kuat Ma'ruf menceritakan momen mengejar Brigadir Yosua Hutabarat sambil membawa pisau.

Hal itu disampaikan Ricky saat bersaksi untuk terdakwa Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu dan Kuat Ma'ruf dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua Hutabarat di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (5/11/2022).

Mulanya, Ricky mendapat informasi dari Richard bahwa Putri Candrawathi menelepon dan memintanya segera pulang ke rumah. Ricky yang saat itu tengah berada di sekolah anaknya Sambo langsung bergegas ke rumah Magelang bersama Eliezer.

"Jam 7 malam lewat karena salat Isya, Richard menyampaikan ke saya, 'Bang, Bang, Bang, disuruh pulang cepet sama Ibu, tidak tahu Bang suruh cepet'," kata Ricky menirukan percakapan dengan Eliezer.

Setiba di rumah Magelang, mulanya Ricky melihat asisten rumah tangga (ART) keluarga Ferdy Sambo, Susi, dalam posisi duduk dan menangis, sementara Kuat Ma'ruf dalam posisi berdiri. Saat itu Ricky mengaku melihat Kuat dengan wajah marah.

"Setelah sampai di kediaman, Yang Mulia, saya masuk ke dalam rumah tidak ada orang di bawah tidak ada siapa pun, terus saya naik ke lantai 2, yang menelepon Richard kan ibu, saya lihat Susi nangis duduk di depan nangis terus ketemu Om Kuat di sebelahnya berdiri, Om Kuat kayak gemerusunglah," kata Ricky.

Setelah itu, Kuat menceritakan melihat Yosua naik turun tangga. Kuat, kepada Ricky, mengaku sudah melihat Putri Candrawathi tergeletak. Kuat juga menyebut sempat mencoba mengejar Yosua sampai membawa sebilah pisau.

"Terus saya nanya 'Ada apa Om?' 'Saya lihat Yosua naik turun tangga, saya samperin malah lari terus saya ke atas ibu sudah tergeletak, saya sempet kejar pakai pisau, lihat ibu, lihat ibu'," kata Ricky menirukan ucapan Kuat.

Seperti diketahui, Kuat dengan Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Eliezer, dan Bripka Ricky Rizal didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat.

"Mereka yang melakukan, yang menyuruh melakukan, dan turut serta melakukan perbuatan, dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain," ucap jaksa saat membacakan surat dakwaan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Selasa (18/10).

Dalam perkara ini, para terdakwa didakwa melanggar Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Simak Video 'Love Sign dari Kuat Ma'ruf Sebelum Jalani Sidang':

[Gambas:Video 20detik]



(whn/idn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT