Cerita Warga Lari Kencang Bawa Anak dan Ortu saat Hujan Abu Semeru

ADVERTISEMENT

Cerita Warga Lari Kencang Bawa Anak dan Ortu saat Hujan Abu Semeru

Nur Hadi Wicaksono - detikNews
Senin, 05 Des 2022 09:31 WIB
Jakarta -

Maryam (45) menceritakan saat keluarganya menyelamatkan diri ketika hujan abu Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur. Warga Dusun Kajar Kuning Desa Sumber Wuluh itu berlari sambil mencari pertolongan untuk anak dan orang tuanya.

Dia mengaku hujan abu hitam pekat membuatnya panik. Dia langsung mengajak ibu dan anaknya segera mencari pertolongan dan mengungsi ke tempat aman.

"Kemarin pagi itu hujan abu, hitam pekat, semua saya ajak pergi keluar rumah dan mengungsi. Siapapun yang ada saya mintai tolong membawa anak-anak dan ibu saya," kata Maryam sembari menyuapi balitanya di Posko Pengungsian Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, seperti dilansir detikJatim, Senin (5/12/2022).

Maryam lega saat keluarganya selamat dan mendapat pertolongan. Selain melihat hujan abu hitam pekat di langit, dia merasakan mata perih saat terkena abu. Kini suaminya kembali mengecek rumah untuk melihat kondisi rumah, sementara para wanita dan anak-anak memilih bertahan di posko pengungsian.

"Jadi saya ajak lari semua sekencang-kencangnya biar nggak kena abu, biar matanya nggak perih," tambahnya.

Hal senada diungkapkan Hasanah (45) warga Desa Sumber Wuluh Kecamatan Candipuro. Dirinya mengungsi bersama saudara, anak dan orang tua.

Simak selengkapnya di sini.

(yld/idh)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT