Adu Perspektif: Mereka yang Bisa Jadi Kejutan di Tahun Politik

ADVERTISEMENT

Video 20Detik

Adu Perspektif: Mereka yang Bisa Jadi Kejutan di Tahun Politik

Edward F. Kusuma - detikNews
Senin, 05 Des 2022 07:47 WIB
Jakarta -

Sejumlah lembaga survei telah merilis sejumlah nama potensial di Pilpres 2024. Meski sejumlah nama seperti Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan selalu masuk tiga besar dari hasil survei capres pilihan publik. Kini pertanyaanya, mungkinkah akan ada nama lain yang menjadi 'kuda hitam' di Pilpres 2024?

Jika menengok ke belakang, calon 'kejutan' biasanya mulai dimunculkan mendekati tenggat waktu pemilihan. Strategi itu memanfaatkan kejenuhan banyak orang dengan nama-nama populer yang beredar.

Calon kuda hitam bukanlah sosok nir-popularitas, karena figur yang dikenal dapat menjadi modal awal dalam menggenjot elektabilitas dalam rentang waktu yang lebih singkat. Berdasarkan asumsi itu, figur yang punya rekam jejak baik dan sudah menunjukkan prestasinya, namun belum pada posisi teratas elektabilitas, berpeluang menjadi kuda hitam.

Nama-nama tokoh nasional dan kepala daerah bukan tidak mungkin menjadi sosok kejutan itu. Hasil survei capres dari Litbang Kompas beberapa waktu lalu misalnya, menunjukkan adanya lompatan elektabilitas pada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Dari survei yang diselenggarakan pada 24 September-7 Oktober 2022, elektabilitas Ridwan Kamil mencapai 8,5%, atau naik lebih dari 5 persen dari Bulan Juni.

Kenaikan eletabikilitas Ridwan Kamil juga terpotret di survei nasional yang dilakukan Lembaga Survei Indikator Politik. Tingkat keterpilihan Ridwan Kamil di Bulan Oktober naik 1,5 persen dari bukan sebelumnya. Angka itu kembali menempatkan Ridwan Kamil satu strip di bawah tiga nama populer; Ganjar, Anies, dan Prabowo.

Ridwan Kamil pun menjadi salah satu figur yang mendapat lirikan partai politik. Namanya pun cukup santer digadang-gadang sebagai Capres hingga Cawapres potensial Pilpres 2024.

"Sepertinya RK terus melakukan kerja-kerja politik untuk mendapatkan dukungan partai maju pilpres 2024 mendatang. Hanya melalui poros Koalisi Indonesia Bersatu inilah nama RK masih relatif bisa dibicarakan. Meski tak mudah, posisi cawapres bagi Airlangga masih sangat terbuka untuk RK," kata Peneliti Politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno Senin (16/5)

Hasil survei dan tawaran partai politik membuat Ridwan Kamil angkat bicara soal maju tidaknya di pemilihan presiden 2024 mendatang. Ia meyakini, jika memang sudah takdir harus siap.

"Ya saya sudah dua kali ikut Pilkada, ya jadi apapun takdirnya harus siap kan. Termasuk siap tidak jadi. Jangan selalu menganggap bahwa 'oh ambisi harus jadi', Allah memberikan takdir terbaik buat kita, kita jalanin aja. Apapun itu, saya tidak bisa menghindari. Bertakdir tidak bertakdirnya bukan wilayah manusia lah. Tidak semua politik itu pengantin bisa milih sendiri, dua kali Pilkada saya dijodohkan oleh orang tua, jadi pertanyaan itu nggak bisa saya jawab. Karena dua kali pengalaman pengantin nggak bisa milih jodohnya sendiri kalau dalam politik," kata Ridwan Kamil, di Jakarta Selatan, Sabtu (29/10) lalu.

Menghadirkan narasumber Bima Arya (Ketua DPP PAN), Adi Prayitno (Direktur Eksekutif PPI), Dave Laksono (Politikus Golkar), Achmad Baidowi (Politikus PPP) dan Karim Suryadi (Guru Besar Komunikasi Politik UPI Prof), saksikan Adu Perspektif dengan topik "Mereka yang Bisa Jadi Kejutan di Tahun Politik" secara langsung dari kanal detikcom dan 20detik, Senin 5 Desember 2022 pukul 20.00.

Simak juga 'Geger Capres Rambut Putih-Keriput':

[Gambas:Video 20detik]



(edo/ids)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT