Tabur Bunga Peristiwa 27 Juli, Pengurus PDIP Nihil

Tabur Bunga Peristiwa 27 Juli, Pengurus PDIP Nihil

- detikNews
Kamis, 27 Jul 2006 11:26 WIB
Jakarta - Forum Komunikasi Kerukunan (FKK) 124, korban penyerbuan markas PDI 27 Juli 1996, kecewa acara tabur bunga yang dilakukan mereka di-cuekin pengurus DPP PDIP. FKK 124 minta DPP PDIP mengakui keberadaan mereka.Acara tabur bunga itu dilakukan di bekas kantor DPP PDI di Jalan Diponegoro, Jakarta, Kamis (27/7/2006).Dalam acara itu, FKK 124 menabur bunga di seluruh ruangan yang ada di ruangan di gedung yang kini tampak tidak terurus tersebut. Mereka juga meletakkan beberapa karangan bunga di depan pintu gedung.Tidak hadirnya para pengurus DPP PDIP sebetulnya sudah diduga Ketua FKK Didik Budiarto. Mereka yakin para pengurus tidak akan bersedia menongolkan wajahnya.Karenanya, FKK 124 berniat mendatangi markas baru DPP PDIP di Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan. FKK akan meminta penegasan apakah DPP PDIP masih mengakui para korban peristiwa Kudatuli itu atau tidak.Rencananya mereka juga akan menarik tim kuasa hukum PDIP dan menggantinya dengan tim pengacara yang baru untuk menyelesaikan kasus Kudatuli ini."Kami tidak melihat keseriusan mereka dalam menuntut tuntas kasus ini. Padahal orang-orang yang di lapangan sudah jelas-jelas, seperti Sutiyoso (gubernur DKI yang saat itu menjabat sebagai Pangdam Jaya) dan Faisal Tandjung," bebernya.Selain akan mengganti pengacara, mereka juga minta pemerintah mengembalikan nama baik mereka. Karena pemerintah malah menghukum beberapa korban di pengadilan. (umi/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads