434 Relawan Dapat Pelatihan Kompetensi di Temu Karya Relawan PMI Banten

ADVERTISEMENT

434 Relawan Dapat Pelatihan Kompetensi di Temu Karya Relawan PMI Banten

Yudistira Imandiar - detikNews
Minggu, 04 Des 2022 19:38 WIB
Pemkab Serang
istimewa
Jakarta -

Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten Salah menggelar Temu Karya Relawan (TKR) III di Bumi Perkemahan Lebakwangi, Walantaka, Kota Serang, Kamis-Minggu (1-4/12). Ada 434 relawan yang mengikuti kegiatan tersebut.

"TKR merupakan ajang pertemuan relawan PMI terbesar di Provinsi Banten yang diselenggarakan setiap lima tahunan atau 1 periode kepengurusan. Kegiatan ini bertujuan untuk sinergitas, pembinaan, silaturahmi, dan peningkatan kapasitas para relawan," kata Ketua Panitia TKR III PMI Banten Suparman dalam keterangan tertulis, Minggu (4/12/2022).

Sebelumnya, kata Suparman, PMI Banten telah menggelar TKR pada pada tahun 2014 dan 2017. Adapun pelaksanaan TKR ketiga PMI Banten ini diikuti oleh 434 relawan dari delapan PMI kabupaten/kota se-Banten.

"Peningkatan kapasitas relawan PMI diperkuat dari sisi profesionalitas, jiwa sosial, serta tanggap dalam kedaruratan bencana," jelas Suparman yang merupaman Ketua Bidang Relawan PMI Banten.

Ia menambahkan TKR juga merupakan tindak lanjut dari kegiatan pelatihan manajemen tanggap darurat bencana, dengan metode simulasi tanggap darurat bencana tingkat Provinsi Banten.

"Sejumlah kegiatan yang dilaksanakan antara lain, pengobatan gratis, bakti sosial lingkungan, penanaman pohon, sosialisasi siaga bencana pondok pesantren, sosialisasi pengurangan risiko bencana, dan pembentukan Sibat Walantaka," tutur Suparman.

Sementara itu, Ketua PMI Provinsi Banten Ratu Tatu Chasanah menyatakan, pembinaan relawan merupakan amanat UU No.1 Tahun 2018 yang wajib dilaksanakan PMI.

"Terutama peningkatan kapasitas relawan dalam penanggulangan bencana. Insyaallah, relawan PMI Banten selalu siaga, siap membantu, tangguh, dan semakin profesional," sebut Tatu.

Tatu menyampaikan sejalan dengan program kerja PMI Banten, berbagai kegiatan dilaksanakan untuk memperkuat sumber daya manusia PMI di Banten. Kegiatan yang dilakukan, antara lain pelatihan manajemen markas, pelatihan perencanaan monitoring evaluasi dan reporting (PMER), pelatihan teknis psikososial support program (PSP), pelatihan teknis logistik, pelatihan fasilitator PMR, serta pelatihan manajemen tanggap darurat bencana sebanyak tiga angkatan.

"Kita semua tidak berharap kesulitan maupun bencana. Namun alhamdulillah, dan kami sampaikan terima kasih atas pengabdian tulus ikhlas yang diberikan oleh para relawan. Para pejuang kemanusiaan. Terhadap para relawan PMI, kami telah memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan," ungkapTatu.

Pada pembukaan TKR, PMI Banten secara simbolis memberikan bantuan sarana prasarana tanggap darurat bencana berupa delapan unit perahu karet kepada PMI kabupaten/kota. Diberikan pula penghargaan kepada sejumlah pejuang kemanusiaan berupa lencana jasa madya, lencana jasa pratama, satya bhakti madya, dan penghargaan kepada seluruh markas PMI delapan kabupaten/kota.

"Terima kasih atas sinergi stakeholder terkait. Dukungan Pemerintah Provinsi Banten, TNI-Polri, para donatur, Bank bjb, Forkopimda, dan para pihak yang terus bersinergi dengan PMI Banten. Sehingga kerja-kerja kemanusiaan yang kami laksanakan bisa berjalan dengan baik," ujar Tatu.

(ega/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT