Fakta-fakta Kasus Pemukulan Imam Masjid di Bekasi

ADVERTISEMENT

Fakta-fakta Kasus Pemukulan Imam Masjid di Bekasi

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 04 Des 2022 15:04 WIB
Jakarta -

Kasus pemukulan imam masjid di Bekasi ketika sedang memimpin salat maghrib sempat viral di media sosial dan hebohkan publik. Terbaru, polisi mengungkapkan bahwa pelaku pemukul imam masjid di Pondok Gede, Bekasi, itu ternyata mengalami gangguan jiwa.

Berikut ini fakta-fakta diketahui terkait kasus pemukulan imam masjid di Bekasi termasuk informasi tentang pelaku yang disebut alami gangguan jiwa, seperti dirangkum detikcom, Minggu (4/12/2022).

Kronologi Pemukulan Imam Masjid di Pondok Gede

Seorang imam masjid di Pondok Gede, Bekasi, tiba-tiba dipukul oleh seorang makmum. Pemukulan terjadi saat imam sedang memimpin salat Magrib di masjid tersebut, pada Kamis (1/12/2022).

Aksi pemukulan imam masjid itu terekam CCTV dan viral di media sosial. Dalam video viral itu awalnya memperlihatkan aktivitas persiapan salat yang normal.

Pelaku juga ikut salat berjemaah bersama beberapa pria. Dia berada di saf terdepan, tepat di belakang imam.

Imam masjid sudah memulai takbiratul ikhram. Setelah itu, imam membaca surat Al-Fatihah.

Belum selesai membaca surat Al-Fatihah, imam tersebut tiba-tiba didorong dan dipukul oleh pelaku yang berbaju batik.

Sontak aksi pelaku pemukul imam masjid itu membuat salat batal. Para jemaah yang lain langsung menghentikan aksi pelaku tersebut.

Kasus Pemukulan Imam Masjid di BekasiKasus Pemukulan Imam Masjid di Bekasi | Foto: Foto: Tangkapan layar video viral aksi pemukulan kepada imam masjid di Beaksi

Polisi Selidiki Kasus Pemukulan Imam Masjid di Bekasi

Polisi telah melakukan penyelidikan terhadap kasus pemukulan imam masjid oleh makmum saat salat Magrib di mesjid Pondok Gede, Bekasi. Identitas pelaku berinisial SK (70). Pelaku pun tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan usai SK memukul korban berinisial S (51), sejumlah warga sempat bertanya alasan pemukulan tersebut. Namun, SK tidak memberikan alasan yang jelas.

"Selesai salat Magrib kemudian beberapa jamaah bertanya kepada pelaku kenapa memukul. Pelaku hanya menjawab 'saya tidak tahu'," kata Zulpan, Jumat (2/12/2022).

Pemukul Imam Masjid Viral Alami Gangguan Jiwa

Lebih lanjut, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan juga mengatakan korban S (51) telah memaafkan pelaku SK (70). Polisi menyebut pelaku pemukul imam masjid itu ternyata mengalami gangguan jiwa.

"Pelakunya itu ternyata memiliki riwayat gangguan terhadap kejiwaan. Pernah dirawat di rumah sakit jiwa," jelas Zulpan.

Dihubungi terpisah, Kapolsek Pondok Gede Kompol Herman Edco mengatakan pihaknya telah mengambil keterangan keluarga pelaku. Pelaku SK disebut mengalami depresi.

"Informasi awal dari para saksi bahwa pelaku mengidap depresi atau tekanan jiwa," kata Herman.

Kasus Pemukulan Imam Masjid Viral Berakhir Damai

Kasus pemukulan imam masjid berinisial S (51) yang dilakukan pria lansia berinisial SK (70) di Pondok Gede, Bekasi, berakhir damai. Kasus tersebut pun diselesaikan dengan pendekatan restorative justice.

"Kasus di Bekasi sudah diselesaikan secara kekeluargaan atau restorative justice," kata Kombes Zulpan.

Zulpan juga menyebut, tindakan pemukulan imam masjid di Bekasi itu terjadi secara spontanitas tanpa motif apa pun.

"Tidak ada motif apa pun dalam pemukulan itu. Jadi spontan saja, memang dia ada gangguan saraf," ucap Zulpan.

(wia/dhn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT