Rina Wahyuni: Perawat Paliatif, Teman Pasien Tanpa Harapan Sembuh

ADVERTISEMENT

Rina Wahyuni: Perawat Paliatif, Teman Pasien Tanpa Harapan Sembuh

Nada Celesta - detikNews
Minggu, 04 Des 2022 06:42 WIB
Jakarta -

Annasya (6) terkulai lemas di atas dipan rumah orang tuanya. Sudah setahun kondisinya tidak membaik. Ayah, ibu, serta neneknya merawat Annasya sejak pertama kali dirinya terjangkit demam berdarah yang tidak tertangani dengan baik. Secara medis, kondisi Annasya saat ini sudah tidak mungkin sembuh. Oleh karena itu, fokus untuk Annasya adalah menjaga kualitas hidupnya. Salah satu cara yang baik ditempuh adalah dengan perawatan paliatif.

"Sebelum saya ke sana, saya boleh tanya perkembangan Annasya, Pak? Apakah hari ini lebih baik?" tanya Rina pada pemilik suara di panggilan video. Hal ini adalah kegiatan yang sering ia lakukan guna memantau kondisi pasien yang tengah dirawatnya . Tujuannya, mempersiapkan kebutuhan obat serta peralatan sebelum datang langsung ke rumah si sakit.

Rina Wahyuni, adalah seorang perawat paliatif yang telah bertugas sejak 13 tahun lalu. Profesi ini membuat dirinya tidak hanya menjaga pasien secara fisik, tetapi juga mental. Tidak hanya itu, Rina pun seringkali harus menjaga stabilitas psikologis keluarga pasien. Sebab, ia percaya bahwa keluarga adalah sumber semangat bagi si pasien. Maka, dinamika keluarga pun perlu dijaga.

Dalam sehari, Rina bisa mengunjungi satu sampai dua pasien. Tidak hanya mengecek kondisi pasien, ia pun mengedukasi keluarga mengenai perawatan medis yang dibutuhkan. Dalam setiap kunjungan, Rina juga mendengarkan keluh kesah dan kekhawatiran keluarga seraya memberi mereka penguatan serta saran secara berkala.

Rina menuturkan, tekanan keluarga pasien tidak ringan saat mengetahui da salah satu anggotanya sakit. Kebingungan, kekhawatiran, dan keputusasaan juga bisa hinggap di keluarga dan mengakibatkan perawatan pada pasien yang tidak optimal. Pendampingan secara menyeluruh inilah yang membedakan perawatan paliatif dengan perawatan medis pada umumnya.

"Sebelum ada asuhan paliatif, yang aku rasain itu adalah dulu waktu kita ngelihat mayoritas tenaga kesehatan itu kalau ada pasien yang datang ke mereka, terus yang dikeluhkan biasanya banyak keluhan medis, ya. Lalu kita kasih obat, kemudian kita edukasi bagaimana minum obatnya yang benar, dosisnya yang benar. Sedikit sekali waktu kita untuk menanyakan, 'How do you feel? Bagaimana perasaan Bapak Ibu kalau anaknya lagi sakit?'" kenang Rina dalam program Sosok, Minggu (4/12).

Harapan orang tua di akhir hidup anaknya, halaman selanjutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT