Kesalnya Jokowi gegara Ada Negara Maju Halangi Langkah RI Jadi Negara Maju

ADVERTISEMENT

Kesalnya Jokowi gegara Ada Negara Maju Halangi Langkah RI Jadi Negara Maju

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 03 Des 2022 21:36 WIB
Presiden Jokowi. (Dok YouTube Sekretariat Presiden)
Foto: Presiden Jokowi. (Dok YouTube Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan kegeramannya terkait masalah ekspor nikel Indonesia. Jokowi menganggap adanya negara maju yang tidak ingin melihat Indonesia beranjak dari status negara berkembang.

Jokowi menegaskan Indonesia memiliki tekad untuk menjadi negara maju. Namun, keinginan itu terasa dihambat oleh negara maju agar impian itu tidak bisa terealisasi.

Pernyataan itu dicuitkan Jokowi saat mengomentari ekonomi-politik terkait gol gugatan Uni Eropa dan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) terhadap penyetopan ekspor nikel oleh Indonesia. Indonesia kalah dalam gugatan itu dan harus mengalirkan nikelnya ke luar negeri lagi.

"Indonesia menghentikan ekspor nikel bahan mentah dan menggenjot hilirisasi industri. Akibat kebijakan tersebut, Indonesia digugat oleh Uni Eropa di WTO, dan kalah," kata Jokowi lewat akun Twitter-nya, dicuitkan Jokowi pada Sabtu (3/12/2022).

"Meskipun Indonesia kalah dalam kasus tersebut, kita masih banding. Hilirisasi masih jalan terus," kata Jokowi.

Singgung soal Kebijakan Ekspor Paksa

Menurut Jokowi, kondisi ini seperti zaman kompeni VOC. Bila dulu ada kerja paksa dan tanam paksa, kini ada ekspor paksa, yakni lewat gugatan Uni Eropa di WTO, yang memaksa Indonesia mengekspor nikel mentah, padahal Indonesia ingin nikel diolah di dalam negeri.

Jokowi menyebut ada negara maju yang ingin mempertahankan posisinya. Banyak negara maju yang tidak rela melihat negara berkembang menjadi negara maju.

Menurut Jokowi, Indonesia tidak perlu berkecil hati dan takut. Soal kekalahan Indonesia atas Uni Eropa dalam gugatan di WTO, akan ada babak kedua lewat banding yang diajukan Indonesia.

"Semua negara ingin maju. Negara maju ingin mempertahankan negaranya tetap maju. Negara berkembang berusaha menjadi negara maju. Ada juga negara maju yang tidak ingin melihat negara berkembang jadi negara maju," kata Jokowi.

"Apa pun tantangannya, Indonesia tetap melangkah menjadi negara maju," kata Jokowi.

Saksikan juga Sosok minggu ini: Merawat Hingga Akhir

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/fas)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT