BPBD Garut Belum Terima Laporan Dampak Kerusakan Gempa M 6,4

ADVERTISEMENT

BPBD Garut Belum Terima Laporan Dampak Kerusakan Gempa M 6,4

Hakim Ghani - detikNews
Sabtu, 03 Des 2022 17:58 WIB
An aerial view shows damaged and collapsed houses in Cugenang, Cianjur on November 23, 2022, following a 5.6-magnitude earthquake on November 21. - Survivors of an Indonesian earthquake that killed at least 268 people appealed for food and water on November 23 as rescuers picked through devastated villages, with hopes fading of finding anyone alive. (Photo by ADEK BERRY / AFP) (Photo by ADEK BERRY/AFP via Getty Images)
Ilustrasi gempa Cianjur (Adek Berry/AFP/Getty Images)
Jakarta -

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut menyampaikan pihaknya belum menerima laporan terkait kerusakan yang ditimbulkan gempa bumi bermagnitudo 6,4. BPBD Kabupaten Garut mengimbau warga tetap tenang.

"Kota masih aman. Tidak ada laporan kerusakan. Karena informasi dari BMKG itu cukup dalam lokasinya. Tapi jangan lengah. Kami imbau untuk mengantisipasi terjadinya gempa bumi susulan," ungkap Kepala Pelaksana BPBD Garut Satria Budi, dilansir dari detikJabar, Sabtu (3/12/2022).

Gempa dengan magnitudo 6,4 ini, berdasarkan laporan BMKG, terjadi di 7,49 Lintang Selatan dan 107,58 Bujur Timur atau 46 kilometer arah barat daya dari Kabupaten Garut. Kedalaman gempa 106 kilometer.

Gempa bumi mengguncang Garut pada pukul 16.49 WIB tadi, dan dirasakan cukup kuat getarannya oleh warga di sekitaran pusat perkotaan.

Masyarakat di objek wisata Cipanas juga terkejut saat merasakan gempa tersebut. "Kaget. Jadi getarannya dari pelan kemudian kencang," kata Nurul Fadhilah, salah seorang warga.

Kendati demikian, tidak ada kepanikan yang terjadi. Masyarakat tetap melakukan aktivitasnya, termasuk para wisatawan yang berwisata di tempat ini.

Baca selengkapnya di sini.

Simak Video 'Gempa M 6,4 Terasa di Jakarta, Berpusat di Garut!':

[Gambas:Video 20detik]



(aud/aud)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT