Ada Perwira Paspampres Perkosa Prajurit Wanita, Ini Ringkasan Kasusnya

ADVERTISEMENT

Ada Perwira Paspampres Perkosa Prajurit Wanita, Ini Ringkasan Kasusnya

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 03 Des 2022 11:45 WIB
Oknum perwira Paspampres yang memerkosa prajurit Kostrad ramai diperbincangkan. Anggota Paspampres yang diduga pelaku telah ditetapkan menjadi tersangka.
Ilustrasi pemerkosaan (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Oknum perwira Paspampres yang memperkosa prajurit Kostrad ramai diperbincangkan. Anggota Paspampres yang diduga pelaku telah ditetapkan menjadi tersangka.

Lantas, bagaimana awal mula kejadian tersebut? Simak ringkasan kasusnya sebagai berikut. Ringkasan kasus ini dikumpulkan dari pemberitaan sampai Sabtu (3/12/2022) jelang siang.

Pangkat Korban dan Pelaku

Korban adalah perempuan anggota kesatuan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad). Pangkat korban tergolong perwira muda. Dia mengikuti seleksi petugas pengamanan untuk kegiatan KTT G20 Bali lalu.

Pelaku adalah pria berpangkat Mayor dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Pelaku dan korban sudah saling kenal dengan korban sejak proses pelatihan petugas pengamanan KTT G20.

Oknum perwira Paspampres yang memerkosa prajurit Kostrad ramai diperbincangkan. Anggota Paspampres yang diduga pelaku telah ditetapkan menjadi tersangka.Oknum perwira Paspampres yang memerkosa prajurit Kostrad ramai diperbincangkan. Anggota Paspampres yang diduga pelaku telah ditetapkan menjadi tersangka. (Foto: Edi Wahyono)

Peristiwa Paspampres Perkosa Prajurit Wanita

Kasus dugaan pemerkosaan itu terjadi di salah satu hotel di Bali pada Selasa, 15 November 2022 malam. Awalnya, mayor Paspampres datang ke lokasi korban dengan dalih izin koordinasi.

Korban saat itu disebut sedang tidak enak badan. Lalu, Mayor Paspampres itu memperkosanya hingga korban bangun pada pagi harinya dalam keadaan tidak berbusana. Peristiwa pemerkosaan itu membuat korban sangat trauma.

Kasus Ditarik ke Mabes TNI

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memastikan kasus tersebut sudah ditangani Mabes TNI. Dia mengatakan jika pelaku adalah Paspampres yang merupakan satuan di bawah Mabes TNI.

"Kalau nggak salah sidiknya di Makassar karena korban ini bagian dari Divisi III Kostrad, tetapi akan diambil alih oleh Puspom TNI karena pelaku kan Paspampres, itu kan di bawah Mabes TNI, kita ambil alih, penanganan di TNI," kata Andika, dikutip detikcom, Sabtu (3/12/2022).

Panglima TNI Minta Pelaku Dipecat

Mayor Paspampres diharapkan mendapat hukuman atas perbuatannya. Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa juga meminta agar pelaku dipecat.

"Satu, itu tindak pidana, ada pasal yang pasti kita kenakan, KUHP ada. Kedua, adalah dilakukan sesama keluarga besar TNI, bagi saya keluarga besar TNI, Polri, sama saja. Maka hukuman tambahannya adalah pecat. Itu harus," kata Andika, dikutip detikcom, Sabtu (3/12/2022).

"Sudah, sudah proses hukum, langsung," tambah Andika.

Mayor Paspampres Jadi Tersangka

Perwira Paspampres berpangkat mayor yang memperkosa prajurit Komando Wanita Angkatan Darat (Kowad) dari kesatuan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) resmi menjadi tersangka. Penetapan tersangka itu diumumkan oleh Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad), Jumat (2/12/2022).

"Proses hukum sudah dijalankan. Sudah tersangka," kata Danpuspomad Letjen Chandra W Sukotjo, dikutip detikcom, Sabtu (3/12/2022).

Sebelumnya, pelaku sudah ditahan di Mako Paspampres. Penahanan dilakukan sambil menunggu proses hukum.

"Sudah ditahan sambil menunggu proses hukum," kata Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) Marsekal Muda (Marsda) Wahyu Hidayat Sudjatmiko, Jumat (2/12).

Terancam Pidana dan Pemecatan

Pria berpangkat mayor dari Paspampres tersebut terancam kena pidana Pasal 285 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). TNI memastikan pria tersebut bakal dipecat bila terbukti bersalah.

"Sudah pasti semua pasal yang berkaitan dengan pemerkosaan akan diterapkan." kata Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Kisdiyanto kepada detikcom, Sabtu (3/12/2022). Kisdiyanto mengonfirmasi perihal penerapan Pasal 285 KUHP di kasus ini.

Kondisi Terkini Korban Pemerkosaan

Paspampres yang perkosa prajurit kostrad sudah menjadi tersangka. Selain itu, kondisi korban masih dalam pemeriksaan medis.

"Masih dalam pemeriksaan medis," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksa Kisdiyanto, dikutip detikcom, Sabtu (3/12/2022).

Kisdiyanto mengatakan korban diperiksa Pomdam IV/Hassanudin. Pihaknya belum bisa memberikan informasi secara rinci soal kondisi psikis korban.

"Kondisi korban/pelapor saat ini sedang dalam pemeriksaan lanjutan Pomdam IV/Hasanudin," ucapnya.

Simak Video 'Mayor Paspampres Perkosa Perwira Kowad Kostrad, Panglima TNI: Pecat!':

[Gambas:Video 20detik]



(kny/dnu)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT