Kemenparekraf Jalin Kerja Sama Pariwisata dengan Pemerintah Arab

ADVERTISEMENT

Kemenparekraf Jalin Kerja Sama Pariwisata dengan Pemerintah Arab

Yudistira Imandiar - detikNews
Jumat, 02 Des 2022 20:52 WIB
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menjalin kerja sama dengan Kementerian Pariwisata Kerajaan Arab Saudi dalam upaya memperkuat kemitraan pada sektor pariwisata
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menjalin kerja sama dengan Kementerian Pariwisata Kerajaan Arab Saudi dalam upaya memperkuat kemitraan pada sektor pariwisata (Foto: Kemenparekraf)
Jakarta -

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menjalin kerja sama dengan Kementerian Pariwisata Kerajaan Arab Saudi untuk memperkuat kemitraan pada sektor pariwisata. Kerja sama ini bertujuan mendorong kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno dengan Menteri Pariwisata Kerajaan Arab Saudi Ahmed Al Khatieb di sela-sela kunjungan kerja Menparekraf Sandiaga Uno ke Arab Saudi, Rabu (30/11).

Sandiaga menyampaikan ruang lingkup nota kesepahaman ini mencakup beberapa hal di antaranya tentang pertukaran data, pertukaran best practice, serta joint promotion antara kedua negara.

"Juga kerja sama tentang investasi, publikasi juga akan fokus kepada pendidikan dan pelatihan serta penelitian di bidang pariwisata. Serta kerja sama yang komprehensif pada forum-forum internasional dan organisasi," kata Sandiaga dalam keterangan tertulis, Jumat (2/12/2022).

Dari beberapa ruang lingkup kerja sama, Sandiaga menerangkan rencana promosi bersama serta langkah-langkah untuk mempermudah kunjungan wisatawan akan menjadi fokus utama. Hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dari Arab Saudi ke Indonesia, bahkan lebih besar di saat sebelum pandemi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) Arab Saudi pada 2019 sebesar 157.512 dengan rata-rata pengeluaran sebesar 2.277 dolar AS per wisman per kunjungan.

"Berdasarkan data, wisatawan dari Arab Saudi menyukai pantai, pegunungan, dan wisata keluarga. Dan ini menarik, karena Arab Saudi telah mendeklarasikan bahwa pariwisata yang berkelanjutan menjadi fokus mereka dan Indonesia tentunya menjadi salah satu acuan dalam pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan," papar Sandiaga.

Sandiaga berharap MoU ini akan mengakselerasi rencana investasi pemerintah Arab Saudi di Indonesia, khususnya di bidang infrastruktur pariwisata.

"Penandatanganan ini juga bersejarah karena merupakan tindak lanjut pertama pasca-G20 di mana kita akan mengharapkan investasi Pemerintah Arab Saudi khususnya di bidang infrastruktur pariwisata. Salah satu yang sempat dibicarakan adalah kereta gantung yang rencananya akan ditempatkan di beberapa destinasi pariwisata unggulan seperti Puncak dan lain sebagainya," ujar Sandiaga.

(akd/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT