Relawan Pertamina Gelar Trauma Healing untuk Korban Gempa Cianjur

ADVERTISEMENT

Relawan Pertamina Gelar Trauma Healing untuk Korban Gempa Cianjur

Yudistira Perdana Imandiar - detikNews
Jumat, 02 Des 2022 16:29 WIB
Kegiatan diadakan di posko utama Pertamina Peduli di Kampung Panembong Kaler, Desa Mekarsari, Cianjur, Jawa Barat, Kamis (1/12).
Foto: Dok. Pertamina
Jakarta -

Sejumlah relawan Pertamina menggelar kegiatan pendampingan sosial (trauma healing) bagi para pengungsi korban gempa, khususnya anak-anak korban gempa di Cianjur, Jawa Barat. Kegiatan diadakan di posko utama Pertamina Peduli di Kampung Panembong Kaler, Desa Mekarsari, Cianjur, Jawa Barat, Kamis (1/12).

Tak hanya bermain, anak-anak berusia 3-11 tahun ini berdoa bersama di area sekitar posko pengungsian.

"Kita adakan bermain bersama anak-anak supaya anak-anak bisa lebih senang dan rileks menghadapi pasca gempa. Hal ini kita lakukan juga untuk membuat mengurangi rasa traumatis akibat gempa yang terjadi di Senin kemarin (21 November 2022)," kata Pjs Vice President Corporate Communication Heppy Wulansari dalam keterangan tertulis, Jumat (2/12/2022).

Heppy menambahkan kegiatan seperti itu rutin dilakukan di posko Pertamina Peduli. Ia berharap kegiatan trauma healing bisa membantu para pengungsi khususnya anak-anak dari sisi psikologis.

"Harusnya mereka memiliki waktu dan masa bermain yang cukup supaya tumbuh kembangnya tidak terganggu. Kami harap itu (trauma healing) bisa mengurangi dan tidak ada dampak yang buruk bagi psikis anak-anak," tutur Heppy.

Salah satu warga Kampung Panembong Kaler, Lina Marlina (40) berterima kasih kepada Pertamina yang telah menggelar kegiatan trauma healing. Menurutnya kegiatan tersebut sangat membantu anak-anak, agar tidak trauma pasca kejadian gempa bumi bermagnitudo 5,6 SR yang mengguncang Cianjur.

"Alhamdulillah anak-anak jadi senang, jadi gak trauma lagi, jadi semangat lagi. Tadinya sempat trauma, suka takut. Terima kasih untuk Pertamina," ungkap Lina.

Fatma (11) salah seorang anak yang tinggal di posko pengungsian Pertamina Peduli mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Ia mengaku sudah tidak trauma akan kejadian gempa.

"Sudah senang (tidak trauma). Terima kasih Pertamina," ujar Lina.

Hal yang sama juga diungkapkan Siti Alya Kumala Sari. Siswi kelas enam Sekolah Dasar (SD) ini mengaku bahagia dengan adanya kegiatan tersebut.

(akn/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT