HRS Cerita Istrinya Sakit tapi Hanya Boleh Jenguk Sebulan Sekali

ADVERTISEMENT

HRS Cerita Istrinya Sakit tapi Hanya Boleh Jenguk Sebulan Sekali

Wildan Noviansyah - detikNews
Jumat, 02 Des 2022 16:11 WIB
Habib Rizieq Shihab memberikan tausyiah di reuni 212. Habib Rizieq mengaku awalnya tidak ingin ikut reuni 212 jika dalam bentuk demo.
Habib Rizieq saat Reuni 212. (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Habib Rizieq Shihab (HRS) bercerita istrinya kini tengah dalam kondisi sakit dan harus dirawat secara serius. Namun dirinya hanya bisa menjenguk satu kali dalam sebulan karena alasan pembebasan bersyarat yang tengah dijalani.

Hal tersebut diungkapkan Rizieq saat menghadiri acara Reuni 212 di Masjid At-Tin Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jumat (2/12/2022). Rizieq mulanya mengatakan soal kewajiban yang harus dilakukan dalam masa pembebasan bersyarat.

"Satu wajib lapor setiap bulan, saya lapor tiap bulan. Saya datang ke kejaksaan, datang ke Bapas, sebagai warga yang baik kita penuhi. Nggak pernah saya langgar," kata Rizieq di lokasi.

"Kedua, kalau ke luar kota, harus izin secara tertulis. Kalau tidak ada surat izin dari Bapas yang ada di bawah Kemenkumham, saya tidak boleh ke luar kota sama sekali. Ini saya ikuti," imbuhnya.

Rizieq kemudian lanjut bercerita tentang perizinan dia untuk mengunjungi istrinya yang tengah sakit. Dia meminta untuk bisa bertemu satu kali dalam seminggu, namun hanya diizinkan satu kali dalam sebulan.

"Tapi sampai saat ini baru ke Sentul saja yang saya diizinkan untuk menengok istri yang sakit sebulan sekali. Saya punya istri sakit harus dirawat serius, tempat tinggalnya di Sentul, saya di Petamburan, saya sudah minta izin seminggu sekali untuk temani istri, tapi izinnya baru dapat sebulan sekali boleh tengok istri," jelasnya.

Sebagai informasi, Habib Muhammad Rizieq Shihab dinyatakan bebas bersyarat setelah menjalani masa pemidanaan sejak 12 Desember 2020. Masa percobaan bebas bersyarat Habib Rizieq berlaku hingga 10 Juni 2024.

Kemenkumham menjelaskan Habib Rizieq Shihab mulai ditahan dengan putusan hakim sebagai berikut:
a. Tindak Pidana I (Kekarantinaan Kesehatan) diputus pidana penjara selama 8 (delapan) bulan.
b. Tindak Pidana II (Kekarantinaan Kesehatan) diputus pidana denda Rp 20.000.000 subsider 5 (lima) bulan kurungan (denda sudah dibayar).
c. Tindak Pidana III (Menyiarkan Berita Bohong) diputus pidana penjara selama 2 (dua) tahun.

Lihat juga Video: Habib Rizieq Tak Mau Ikut Demo, Ogah Masuk Penjara Lagi

[Gambas:Video 20detik]



(rfs/rfs)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT