Hari Bakti PU, KemenPUPR Gelar Aksi Bersih-bersih Sungai Ciliwung

ADVERTISEMENT

Hari Bakti PU, KemenPUPR Gelar Aksi Bersih-bersih Sungai Ciliwung

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Jumat, 02 Des 2022 14:54 WIB
Gerakan Ciliwung Bersih
Foto: Kementerian PUPR
Jakarta -

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengkampanyekan Gerakan Bersih dan Sehat Bersama Ciliwung dalam rangka mengajak masyarakat peduli terhadap pemeliharaan dan kelestarian Sungai Ciliwung. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air di sekitar kawasan Sungai Ciliwung, Jakarta.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan Gerakan Ciliwung Bersih diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga dan mempertahankan kebersihan Sungai Ciliwung yang membentang di jantung Ibu Kota DKI Jakarta. Sekaligus mendorong upaya pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan.

"Saya harap partisipasi aktif dari seluruh pihak untuk bersama-sama dapat menjaga dan mempertahankan kebersihan Sungai Ciliwung sehingga kita dapat mewariskan mata air ke anak cucu kita," kata Basuki dalam keterangan tertulis, Jumat (2/12/2022).

Dia mengatakan kegiatan peduli Sungai Ciliwung dalam rangka memperingati Hari Bakti PU ke-77 Tahun 2022. Dengan rangkaian acara mulai dari edukasi pemahaman Sungai Ciliwung melalui lomba mewarnai yang diikuti oleh anak-anak TK dan penanaman pohon. Selain itu dilakukan operasi semut atau gotong royong bersih-bersih sampah di sekitar pinggiran sungai yang diikuti oleh masyarakat, komunitas, dan TNI, serta kegiatan dayung menyusuri Sungai Ciliwung sepanjang 3,5 Km oleh atlet Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) DKI Jakarta.

Sementara itu, Direktur Bina Operasi dan Pemeliharaan Ditjen SDA Adenan Rasyid mengatakan kegiatan bersih-bersih untuk mendukung penanganan banjir Sungai Ciliwung di wilayah hilir. Sebab menurutnya penanganan banjir di suatu wilayah sungai harus dikerjakan secara sistemik dari hulu sampai ke hilir.

"Penanganan banjir secara teknikal memang penting, seperti pembangunan Bendungan Sukamahi dan Ciawi di wilayah hulu Sungai Ciliwung, tetapi yang tidak kalah penting juga di wilayah hilirnya bagaimana menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai," kata Adenan.

Adenan berharap melalui kegiatan ini tidak hanya dapat mengurangi risiko banjir, tetapi Sungai Ciliwung juga menjadi lebih bersih dan sehat, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai ruang publik.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pesan moral. Ayo kita jadikan Sungai Ciliwung bisa dinikmati oleh semua orang, tetapi syaratnya sungai itu harus bersih dan sehat. Indikator sehat adalah bisa dinikmati semua orang," kata Adenan.

Di sisi lain, Kepala BBWS Ciliwung Cisadane Bambang Heri mengatakan untuk meningkatkan kapasitas Sungai Ciliwung Kementerian PUPR telah menyelesaikan pekerjaan pelebaran dan pengerukan sungai sepanjang 16 Km dari rencana keseluruhan 33 Km. Diketahui saat ini progres pengerjaan telah mencapai 500 meter di sisi sebelahnya. Kementerian PUPR juga mendorong percepatan kelanjutan pembangunan Sodetan Ciliwung untuk mengurangi debit air saat musim hujan.

(fhs/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT