Jubir Milenial PKB Desak Pemerintah Lebih Serius Tangani HIV/AIDS

ADVERTISEMENT

Jubir Milenial PKB Desak Pemerintah Lebih Serius Tangani HIV/AIDS

Matius Alfons Hutajulu - detikNews
Jumat, 02 Des 2022 00:56 WIB
Laboratory Request, Hiv Test, Hiv Positive
Foto: Getty Images/iStockphoto/atakan
Jakarta -

Juru bicara milenial PKB Nada Fuady mendesak pemerintah lebih serius menangani kasus HIV/AIDS yang sedang melanda masyarakat Indonesia. Pasalnya, kasus HIV/AIDS di Indonesia menempati tingkat teratas di Asia Tenggara.

Berdasarkan estimasi yang dirilis Joint United Nations Programme on HIV/AIDS (UNAIDS), pada 2021 Indonesia tercatat sebanyak 540.000 jiwa yang hidup dengan HIV, jumlah itu mengalahkan Thailand, Myanmar dan Vietnam. Sedangkan menurut data Kementerian Kesehatan, pada 2020, diperkirakan ada 543.100 orang yang mengidap HIV, 30.100 orang diperkirakan meninggal, namun hanya 10.000 kasus yang dilaporkan.

"Angka ini tidak sedikit, perlu penanganan yang super serius dan cepat dari pemerintah," kata Nada dalam keterangannya, Kamis (1/12/2022).

Sebagai informasi, tanggal 1 Desember diperingati Hari AIDS Sedunia. Nada menyebut hari peringatan HIV/AIDS ini tidak boleh sekadar seremoni, akan tetapi perlu ada terobosan-terobosan dari pemerintah agar Indonesia lekas keluar dari masalah akut tersebut.

"Perlu adanya peningkatan program pencegahan kombinasi, seperti Pre-Exposure Prophylaxis atauPrEP. Apalagi pemerintah juga sedang gencar untuk meningkatkan SDM warganya," jelas Nada.

Lebih lanjut, Nada juga memberi perhatian khusus pada anak muda untuk lebih hati-hati terhadap HIV/AIDS karena dapat mengancam masa depannya. Dia menyarankan penggunaan kondom saat berhubungan sekks dan menghindari penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

"Yang paling umum yaitu menggunakan kondom saat berhubungan seks, tidak bergonta-ganti pasangan seks dan menghindari penyalahgunaan obat-obatan terlarang," pungkas Nada.

(maa/maa)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT