Puan Paparkan Pentingnya Kolaborasi DPR-Pengusaha untuk Perkuat Ekonomi

ADVERTISEMENT

Puan Paparkan Pentingnya Kolaborasi DPR-Pengusaha untuk Perkuat Ekonomi

Inkana Izatifiqa R Putri - detikNews
Kamis, 01 Des 2022 23:02 WIB
Puan Maharani saat menghadiri Rakor KADIN
Foto: dok. Kresno/Pemberitaan DPR-RI
Jakarta -

Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong kolaborasi antara DPR dan pengusaha. Menurutnya, akan menjadi hal penting jika DPR dapat berkolaborasi dan bersinergi dengan swasta untuk memajukan legislasi atau regulasi yang akan dilaksanakan antara pengusaha dengan DPR.

"Karena Ketua DPR di DPR urusannya memang hanya legislasi dan regulasi, bagaimana kemudian kami melaksanakan UU Cipta Kerja, menyelesaikan UU terkait kemitraan ekonomi antara Indonesia dan ASEAN yang akhirnya membebaskan produk2 asli Indonesia masuk ke Australia dan menikmati tarif bea cukai 0%," ujar Puan dalam acara Welcome Dinner Rapimnas Kadin 2022 di Hotel Borobudur, Kamis (1/12/2022).

"Ada juga mengesahkan UU tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik di ASEAN, dan lainnya. Jadi, sebenarnya kolaborasi antara DPR dan pengusaha ke depannya sangat penting. Jadi bukan hanya pemerintah," paparnya.

Melihat hal ini, Puan mengatakan pihaknya akan terus berupaya untuk bekerja sama dengan para pengusaha. Pihaknya juga akan mendorong pengusaha untuk melebarkan saya ke pasar internasional melalui kebijakan legislasi dan regulasi yang disahkan DPR.

"Dan saya ini akan mendukung mendorong DPR tetap bersinergi dan berkolaborasi untuk agar pengusaha bisa menjadi tuannya bukan hanya di negeri sendiri, tapi go internasional dengan semua produk-produk legislasi dan regulasi yang akan disahkan," ungkapnya.

Dalam hal ini, Puan menyebut DPR turut memegang peranan penting dalam mendorong pengusaha. Mengingat, semua kebijakan perlu persetujuan DPR.

"Sama-sama kita harus pahami pemerintah tidak akan bisa berbuat apa-apa kalau semua kebijakan tidak disetujui dpr. Makanya kenapa kita ada pembahasan APBN, sampai akhirnya program-program itu turun ke lapangan, ke provinsi, kabupaten/kota, (lalu) masuk ke apbd sehingga pengusaha bisa bergerak dan ekonomi bisa berjalan," katanya.

Tak hanya itu, Puan juga mengingatkan agar para pengusaha juga dapat bersinergi dengan para pelaku UMKM. Mengingat para UMKM menjadi roda penggerak perekonomian nasional. Dengan berkolaborasi bersama UMKM, hal ini tentunya akan memperkuat perekonomian Tanah Air.

"Dari data yang saya miliki saat ini, UMKM itu jumlahnya mencapai 64,19 juta dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 61,97%, atau senilai lebih dari Rp 8.500 triliun. Dan kontribusi UMKM juga menyerap 97% dari total tenaga kerja serta dapat menghimpun 60,4% dari total investasi. Jadi akan sangat penting pengusaha yg ada di KADIN ini turun ke bawah berkolaborasi dan bersinergi dengan UMKM," katanya.

(prf/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT