Panglima TNI: Kasus Paspampres Perkosa Prajurit Kostrad Ditarik ke Mabes

ADVERTISEMENT

Panglima TNI: Kasus Paspampres Perkosa Prajurit Kostrad Ditarik ke Mabes

Matius Alfons Hutajulu - detikNews
Kamis, 01 Des 2022 22:20 WIB
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa
Foto: YouTube Jenderal Andika Perkasa
Jakarta -

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa membenarkan peristiwa pemerkosaan yang dilakukan perwira Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) terhadap prajurit wanita dari kesatuan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad). Jenderal Andika Perkasa memastikan kasus tersebut kini tengah diambil alih Mabes TNI.

"Kalau nggak salah sidiknya di Makassar karena korban ini bagian dari Divisi III Kostrad, tetapi akan diambil alih oleh Puspom TNI karena pelaku kan Paspampres, itu kan di bawah Mabes TNI, kita ambil alih, penanganan di TNI," kata Jenderal Andika Perkasa saat dihubungi, Kamis (1/12/2022).

Andika memastikan akan mengusut kasus itu hingga tuntas lantaran merupakan tindak pidana. Dia juga meminta agar pelaku dipecat.

"Itu tindak pidana, ada pasal yang pasti kita kenakan, KUHP ada. Kedua, adalah dilakukan sesama keluarga besar TNI, bagi saya keluarga besar TNI, Polri, sama saja. Maka hukuman tambahannya adalah pecat. Itu harus," kata Andika.

Dia juga menegaskan saat ini proses hukum sudah berjalan terhadap pelaku. "Sudah, sudah proses hukum, berlangsung," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan seorang perwira Paspampres diduga melakukan pemerkosaan terhadap seorang prajurit wanita dari kesatuan. Pemerkosaan itu diduga terjadi di Bali.

Jenderal Andika Perkasa membenarkan adanya peristiwa pemerkosaan tersebut. Berdasarkan informasi, pelaku merupakan perwira menengah berpangkat Mayor sementara korban berpangkat Letda.

"Sudah, sudah proses hukum, langsung," kata Andika di Kolinlamil, Jakarta Utara, Kamis (1/12).

(maa/lir)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT