Kelaparan 17 Hari, Saddam Tetap Dipaksa Hadiri Sidang

Kelaparan 17 Hari, Saddam Tetap Dipaksa Hadiri Sidang

- detikNews
Rabu, 26 Jul 2006 16:51 WIB
Baghdad - Aksi mogok makan Saddam Hussein tidak meluluhkan hati hakim. Mantan penguasa Irak yang sudah 17 hari kelaparan itu tetap dipaksa menghadiri sidang.Namun jangan dikira Saddam tampil letih, lemah, lesu dalam persidangan. Dia tetap menggebu-gebu, tak terlihat tanda-tanda sakit. Dia pun lagi-lagi menyatakan tidak sudi disidang oleh pengadilan Irak."Saya dibawa ke sini (persidangan) atas paksaan Amerika, tapi saya tidak melawan mereka karena saya menghargai diri saya sendiri," ujar Saddam yang dibawa langsung dari rumah sakit ke tempat persidangan. Demikian dilaporkan AFP, Rabu (26/7/2006).Saddam menyatakan menolak para pengacara yang ditunjuk untuk membela dirinya karena pasti akan dianggap sebagai musuh oleh rakyat Irak. Namun hakim Rauf Abdel Rahman mengabaikan permintaan pria berusia 68 tahun itu. Tim pembela Saddam sebelumnya memboikot sidang.Saddam melancarkan aksi mogok makan sejak 7 Juli. Dia hanya mengonsumsi teh manis dan air putih dengan suplemen nutrisi. Dia kemudian dilarikan ke rumah sakit pada 23 Juli. Aksi mogok makannya pun terhenti.Saddam yang selalu tampil dengan jas abu-abu dalam persidangan ini didakwa melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan atas kematian seratusan kaum Syiah pada 1982. Dia bersama 7 ajudannya dituntut hukuman mati. (sss/)



Berita Terkait