Erick Thohir Apresiasi Kolaborasi BUMN dalam Presidensi G20

ADVERTISEMENT

Erick Thohir Apresiasi Kolaborasi BUMN dalam Presidensi G20

Inkana Putri - detikNews
Kamis, 01 Des 2022 19:59 WIB
Erick Thohir Apresiasi Kolaborasi BUMN dalam Presidensi G20
Foto: Dok. PNM
Jakarta -

Menteri BUMN Erick Thohir mengapresiasi kolaborasi seluruh perusahaan dan insan BUMN dalam mensukseskan Presidensi G20. Hal ini disampaikan di acara Malam Apresiasi Dukungan BUMN dalam G20, di TMII, Jakarta, Rabu (30/11).

"Saya harus apresiasi, di balik suksesnya pelaksanaan salah satu perhelatan dunia ini, banyak pihak yang bekerja keras luar biasa," kata Erick dalam keterangan tertulis, Kamis (1/12).

Dalam kesempatan ini, Erick juga mengapresiasi sederet perusahaan BUMN, termasuk PNM karena turut memeriahkan perhelatan KTT G20 yang digelar pertengahan November lalu.

Erick menilai selain mengajarkan keberagaman, G20 juga telah mensejajarkan Indonesia dengan bangsa lain sehingga perlu dipertahankan.

Di samping itu, Presidensi G20 juga memiliki makna keberlanjutan. Dengan demikian, melalui momen ini Erick menyampaikan komitmennya untuk mempererat dan meningkatkan komunikasi serta kolaborasi yang berkelanjutan bagi PT PNM, PT Pegadaian, PT BRI, serta seluruh insan BUMN lainnya.

G20 juga mengajarkan insan BUMN pentingnya kerja sama internasional yang inklusif, pentingnya dukungan bagi peningkatan nilai tambah melalui investasi inklusif berkelanjutan di sektor-sektor produktif, seperti sektor manufaktur hilir, perdagangan digital serta jasa.

Kemudian, dikatakan Erick, G20 juga menjembatani investor asing dengan perusahaan lokal, terutama yang berskala kecil dan menengah. Dampak Presidensi G20 terhadap perekonomian Indonesia pun signifikan. Dalam hal ini, RI meraih komitmen pendanaan hingga US$ 929,4 miliar untuk sejumlah proyek infrastruktur hingga transisi energi.

Senada dengan Erick, Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga pun mengaku bangga atas pencapaian UMKM nasabah PNM. terlebih 5 produk unggulannya mejeng di ajang Internasional sehingga diyakini berpotensi untuk naik kelas. Hal ini tentunya juga sejalan dengan salah satu pilar prioritas G20 untuk meningkatkan produktivitas untuk pemulihan ekonomi masyarakat.

Sebagai informasi, PNM turut berupaya mendukung perekonomian Indonesia. Hingga 29 November 2022, PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 160,6 T kepada nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 13,3 juta nasabah. Saat ini PNM memiliki 4213 kantor layanan di seluruh Indonesia yang melayani UMKM di 34 Provinsi, 422 Kabupaten/Kota, dan 6158 Kecamatan.

(akd/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT