Sertifikasi Kompetensi Bidang Lingkungan Hidup untuk Pemenuhan PROPER

ADVERTISEMENT

Sertifikasi Kompetensi Bidang Lingkungan Hidup untuk Pemenuhan PROPER

Sponsored - detikNews
Kamis, 01 Des 2022 18:10 WIB
PROPER
Foto: PROPER
Jakarta -

PROPER merupakan salah satu bentuk kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan perusahaan sesuai dengan yang telah ditetapkan dalam peraturan perundangan-undangan. Selanjutnya PROPER juga merupakan perwujudan transparansi dan demokratisasi dalam pengelolaan lingkungan di Indonesia.

Penerapan instrumen ini merupakan upaya Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan Republik Indonesia (KLHK RI) untuk menerapkan sebagian dari prinsip-prinsip good governance (transparansi, berkeadilan, akuntabel, dan pelibatan masyarakat) dalam pengelolaan lingkungan.

Kriteria penilaian PROPER terdiri dari dua kategori, yaitu kriteria penilaian ketaatan dan kriteria penilaian lebih dari yang dipersyaratkan dalam peraturan (beyond compliance). Kriteria penilaian ketaatan menjawab pertanyaan sederhana saja. Apakah perusahaan sudah taat terhadap peraturan pengelolaan lingkungan hidup.

Peraturan lingkungan hidup yang digunakan sebagai dasar penilaian saat ini adalah peraturan yang berkaitan dengan: persyaratan dokumen lingkungan dan pelaporannya, pengendalian pencemaran air, pengendalian pencemaran udara, pengelolaan limbah bahan berbahaya & beracun (B3), pengendalian pencemaran air laut, serta potensi kerusakan lahan.

Untuk pemenuhan PROPER, perusahaan harus memiliki SDM bidang lingkungan hidup yang profesional dan kompeten. SDM lingkungan hidup yang kompeten mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: memiliki, menghayati, dan menguasai pengetahuan, keterampilan, serta perilaku yang tepat dalam melaksanakan tugasnya sehingga kondisi kinerja yang efektif dapat tercapai.

Peningkatan kompetensi SDM dapat diperoleh melalui pelatihan sedangkan pengakuan kompetensi SDM diperoleh melalui sertifikasi kompetensi, sebagaimana disebutkan dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Pasal 18.

Dengan ditetapkannya Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Nomor P.5/MENLHK/SETJEN/KUM.1/2/2018 tentang Standar dan Sertifikasi Kompetensi Penanggung Jawab Operasional Pengolahan Air Limbah dan Penanggung Jawab Pengendalian Pencemaran Air serta Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Nomor P.6/MENLHK/SETJEN/KUM.1/2/2018 tentang Standar dan Sertifikasi Kompetensi Penanggung Jawab Operasional Instalasi Pengendalian Pencemaran Udara dan Penanggung Jawab Pengendalian Pencemaran Udara, SDM di perusahaan wajib memiliki pengakuan kompetensi berupa sertifikat kompetensi bidang lingkungan hidup dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) bidang lingkungan hidup yang kredibel seperti LSP LH Envirotama.

PROPERFoto: LSP LH Envirotama

Lembaga Sertifikasi Profesi Lingkungan Hidup Envirotama (LSP LH Envirotama) merupakan perpanjangan tangan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI) untuk melaksanakan sertifikasi kompetensi kerja di bidang lingkungan hidup di seluruh Indonesia. LSP LH Envirotama telah mendapatkan dukungan resmi dari KLHK RI melalui surat dukungan nomor S.14/P2SDM/REN/SDM.1/3/2022. Saat ini eksistensi LSP LH Envirotama telah teregistrasi di KLHK RI melalui sertifikat registrasi nomor SF.46/P2SDM/REN/SDM.1/8/2022.

Beberapa skema sertifikasi kompetensi di LSP LH Envirotama antara lain Penanggung Jawab Pengendalian Pencemaran Air (PPPA), Penanggung Jawab Operasional Pengolahan Air Limbah (POPAL), Penanggung Jawab Pengendalian Pencemaran Udara (PPPU), Penanggung Jawab Operasional Instalasi Pengendalian Pencemaran Udara (POIPPU), Pemantauan Pengelolaan Limbah B3, dan skema-skema sertifikasi kompetensi lingkungan hidup lainnya.

Semua ruang lingkup skema sertifikasi kompetensi di LSP LH Envirotama telah teregistrasi resmi di KLHK RI, hal ini tentunya semakin memperkuat keberterimaan sertifikat kompetensi yang dimiliki oleh SDM di perusahaan saat akan dipakai sebagai salah satu syarat dalam pemenuhan PROPER dan regulasi lainnya.

(Content Promotion/LSP LH Envirotama)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT