Bamsoet Bantu Pengobatan-Beri Bantuan Korban Gempa di Cianjur

ADVERTISEMENT

Bamsoet Bantu Pengobatan-Beri Bantuan Korban Gempa di Cianjur

Jihaan Khoirunnissa - detikNews
Kamis, 01 Des 2022 06:57 WIB
Ketua MPR Bamsoet
Foto: MPR
Jakarta -

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana gempa di Kabupaten Cianjur. Salah satunya dengan membantu mengevakuasi dan memberikan pengobatan kepada bayi berusia enam bulan, Shafiqa Al Mahyra yang mengalami hydrocephalus.

Bantuan tersebut Bamsoet lakukan bersama dengan Relawan 4 Pilar MPR RI, Gerakan Keadilan Bangun Solidaritas (GERAK BS), Perkumpulan Pemilik Izin Khusus Senjata Api Bela Diri Indonesia (PERIKHSA), Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan PT Indoprima Bionet.

"Berkat penanganan Tim Medis GERAK BS, Kamis 1 Desember 2022, ananda Shafiqa Al Mahyra akan dioperasi di RSUD Cimacan. Salah satu dokter yang menangani yakni dr Zainy Hamzah SpBS dari Tim Medis GERAK BS. Seluruh biaya operasi dan pengobatan ditanggung oleh Relawan 4 Pilar MPR RI, GERAK BS, PERIKHSA, IMI dan PT Indoprima Bionet," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Kamis (1/12/2022).

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menjelaskan, Relawan 4 Pilar MPR RI, GERAK BS, PERIKHSA dan PT Indoprima Bionet juga telah menyalurkan bantuan lainnya berupa 16 unit tenda komando, 100 lusin pakaian dalam dan singlet, 200 alas tidur, 400 selimut, 200 selimut tebal, 2.856 pak biskuit, dan perlengkapan mandi. Selain itu ada 200 susu balita, 1.000 pak popok bayi, obat obatan, baju bekas, 100 dus air minum kemasan, serta 100 dus Indomie.

"Relawan 4 Pilar MPR RI bersama GERAK BS juga sudah bertemu Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di lokasi bencana untuk membantu koordinasi penanganan kesehatan warga terdampak gempa. Berbagai bantuan kemanusiaan masih akan terus disalurkan oleh Relawan 4 Pilar MPR RI bersama GERAK BS dan pihak terkait lainnya, sehingga bisa membantu percepatan penanganan korban yang terdampak musibah gempa," jelas Bamsoet.

Ketua DPR RI ke-20 mengatakan berdasarkan laporan BNPB per 29 November 2022 total pengungsi berjumlah 108.720, dengan rincian 52.987 pengungsi laki-laki dan 55.733 pengungsi perempuan jiwa, yang tersebar di 194 titik pengungsian di 8 kecamatan di Kabupaten Cianjur. Sedangkan korban meninggal mencapai 327 jiwa, korban hilang 13 orang, serta korban luka berat yang masih dirawat di RS wilayah Cianjur tersisa 68 orang.

"Saudara sebangsa di Kabupaten Cianjur masih banyak yang membutuhkan bantuan kemanusiaan dari kita semua. Karena itu, kesempatan untuk bergotong royong meringankan beban mereka masih terbuka lebar. Bantuan kemanusiaan bisa disalurkan melalui berbagai cara, baik melalui Relawan 4 Pilar MPR RI bersama GERAK BS, maupun berbagai organisasi sosial lainnya," pungkas Bamsoet.

(ega/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT