Eksekusi Stadion Menteng
Jalur Dialihkan, Eh..Kena Tilang
Rabu, 26 Jul 2006 11:36 WIB
Jakarta - Semua bus yang melewati jalan di depan Stadion Menteng, Jalan HOS Cokroaminoto, Jakarta Pusat, yang jadi tempat latihan Persija, dialihkan ke jalan lain karena ada eksekusi. Namun justru bus-bus itu ditilang oleh aparat polisi dengan alasan melanggar jalur trayek. Wah... Wah...!Kejadian ini terjadi ketika bus Kopaja P20 jurusan Lebak Bulus-Pasar Senen dialihkan jalurnya oleh polisi melalui rute Taman Suropati-Cikini Raya-Menteng Raya-Tugu Tani. Namun tiba-tiba bus itu dihentikan polisi di pertigaan Jalan Menteng Raya atau di depan Hotel Treva."Pak, teman bapak yang meminta kami lewat sini karena jalanan diblokir di depan Stadion Menteng," cetus kenek bus kepada sang polisi bernama Puguh, Rabu (26/7/2006).Namun Puguh tetap saja meminta kenek dan sopir bus itu menyerahkan SIM dan STNK. Sejumlah penumpang Kopaja pun mulai protes sambil berteriak. "Bukan sopir bus yang salah melanggar jalur trayek. Memang karena diminta pindah jalur oleh polisi lain," hardik seorang penumpang.Sayangnya Puguh tetap diam saja pura-pura tidak mendengar. Dia tetap meminta SIM dan STNK sang sopir Kopaja sambil ngeloyor pergi dengan sepeda motor hitamnya.Kejadian itu tidak hanya dialami bus P20 bernomor polisi B 7422 itu. Namun sejumlah bus juga mengalami nasib sama. SIM dan STNK sopir bus diambil oleh Puguh yang mencegat bus-bus angkutan kota itu sendirian.Gerutu penumpang pun meluncur deras. Mereka tidak habis pikir dengan kelakukan polisi Puguh itu. Yah... disuruh pindah jalur malah ditilang. Lagi-lagi tidak ada koordinasi antarpolisi.
(san/)











































