Ikan-ikan 'Menepi' di Marina Jakut, Dinas KPKP Ambil Sampel untuk Diteliti

ADVERTISEMENT

Ikan-ikan 'Menepi' di Marina Jakut, Dinas KPKP Ambil Sampel untuk Diteliti

Yogi Ernes - detikNews
Rabu, 30 Nov 2022 13:18 WIB
Fenomena ikan-ikan menepi ke Pantai Marina, Jakarta Utara.
Fenomena ikan-ikan menepi ke Pantai Marina, Jakarta Utara. (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta turun tangan menelusuri fenomena ribuan ikan yang terdampar di bebatuan pemecah ombak di Apartemen Regatta Pulau Marina, Ancol, Jakarta Utara. Sampel dari ribuan ikan telah diambil petugas.

"Pagi tadi tim Dinas KPKP bersama OPD (organisasi perangkat desa) lainnya ke lapangan untuk mengambil sampel," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian DKI Jakarta Suharini Eliawati saat dihubungi, Rabu (30/11/2022).

Fenomena ikan menepi ke Pantai Marina itu terjadi pada Selasa (29/11), sekitar pukul 11.30 WIB. Suhari mengatakan saat ini sampel-sampel tersebut tengah diteliti.

Penjelasan Polisi

Video memperlihatkan fenomena ikan-ikan 'menepi' di Pantai Marina hingga Pulau Onrust, Jakarta. Pihak kepolisian fenomena ini terjadi karena faktor alam.

Video yang tersebar di media sosial memperlihatkan ribuan ikan-ikan kecil terdampar di bebatuan pemecah ombak di Apartemen Regatta Pulau Marina, Ancol, Jakarta Utara. Beberapa orang terlihat memunguti ikan-ikan tersebut.

Ada juga potongan video lainnya yang memperlihatkan ikan-ikan naik ke dermaga di Pulau Onrust. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (29/11/2022).

Fenomena ikan-ikan menepi ke Pantai Marina, Jakarta Utara.Fenomena ikan-ikan menepi ke Pantai Marina, Jakarta Utara. (Foto: dok. Istimewa)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan membenarkan adanya kejadian tersebut. Hasil pengecekan polisi setempat, fenomena ini terjadi karena adanya perubahan iklim.

"Dari hasil pengecekan memang benar adanya kejadian tersebut. Informasi yang kami peroleh dari dinas terkait, hal ini terjadi diperkirakan karena perubahan iklim di laut terhadap ikan tersebut yang tidak kuat terhadap panas air laut," ujar Zulpan dalam keterangan kepada wartawan, Rabu (30/11/2022).

Ikan-ikan tersebut, kata Zulpan, dimanfaatkan oleh warga sekitar. Warga memunguti ikan-ikan yang terdampar tersebut. "Pada akhirnya dimanfaatkan oleh warga masyarakat nelayan untuk mengambil ikan-ikan yang menepi di area pantai bebatuan pemecah ombak Apartemen Regata," katanya.

Zulpan mengatakan fenomena serupa pernah terjadi di sekitar Ancol. Ia mengatakan fenomena ini terjadi bukan akibat limbah beracun.

"Dapat dipastikan penyebab menepinya ikan tersebut karena perubahan iklim di laut dan bukan karena diracun oleh masyarakat ataupun bukan karena adanya limbah beracun," tutupnya.

(mea/dhn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT