Adu Perspektif, Geger Capres Rambut Putih-Keriput

ADVERTISEMENT

Adu Perspektif, Geger Capres Rambut Putih-Keriput

Edward F. Kusuma - detikNews
Rabu, 30 Nov 2022 13:11 WIB
Jakarta -

Presiden Joko Widodo menghadiri pertemuan dengan para relawan di acara Gerakan Nusantara Bersatu di GBK, Jakarta Pusat. Acara tersebut mendapat sorotan hingga banjir kritik di tengah panas situasi politik Indonesia belakangan.

Dalam pertemuan itu, Jokowi melontarkan kata-kata yang seolah memberikan kode sosok calon pemimpin 2024. Ia mengatakan sosok itu adalah seseorang dengan penampilan rambut putih dan wajah penuh kerut. Pernyataan itu mengundang multi tafsir hingga menyasar ke sosok Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Perlu saya sampaikan. Perlu saya sampaikan, pemimpin-pemimpin yang memikirkan rakyat itu kelihatan dari mukanya. Ada juga yang memikirkan rakyat sampai rambutnya putih semua ada. Ada itu. Saya ulang. Jadi, pemimpin yang mikirin rakyat itu kelihatan dari penampilannya, dari kerutan di wajahnya. Kalau wajahnya cling, bersih tidak ada kerutan di wajahnya, hati-hati. Lihat juga, lihat rambutnya kalau putih semua 'wah mikir rakyat ini'," ujar Jokowi dalam acara Gerakan Nusantara Bersatu di Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (26/11/2022).

Sebetulnya ini bukan kali pertama Presiden Jokowi memberikan endorsement sosok pemimpin nasional jelang Pilpres 2024. Jokowi mempersilakan siapa pun untuk menafsirkan pernyataannya tentang pemimpin berambut putih.

"Ya ditafsirkan apa pun silakan tetapi memang dalam orang bekerja, kalau sungguh-sungguh dan kerja keras, pasti akan mempengaruhi fisiknya. Termasuk juga rambut, karena mikirnya sangat keras untuk rakyat. Maka bisa saja rambutnya jadi putih dan banyak yang rambutnya putih. Seperti Hatta Rajasa, Ganjar Pranowo, termasuk Pak Prabowo Subianto, rambutnya juga agak putih, dan lainnya," kata Jokowi.

Terlepas dari pernyataan kontroversial Jokowi, kehadirannya di acara relawan mendapat kritik tajam dari partai pengusungnya, PDI Perjuangan. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto pun menyayangkan sikap orang-orang dekat Jokowi.

"Sepertinya elite relawan tersebut mau mengambil segalanya, jika tidak dipenuhi keinginannya mereka mengancam akan membubarkan diri, tetapi jika dipenuhi elite tersebut melakukan banyak manipulasi. Banyak sekitar Presiden Jokowi yang kurang paham bahwa elite relawan tersebut kumpulan berbagai kepentingan. Padahal seharusnya menyangkut urusan bangsa dan negara, apalagi pemimpin ke depan merupakan persoalan bersama yang harus dijawab dengan jernih, penuh pertimbangan, dan harus menjawab jalan kejayaan bagi bangsa dan negara Indonesia. PDI Perjuangan mengimbau kepada ring satu Presiden Jokowi agar tidak bersikap asal bapak senang (ABS) dan benar-benar berjuang keras bahwa kepemimpinan Pak Jokowi yang kaya prestasi sudah on the track," kata Hasto dalam keterangan, Minggu (27/11) lalu

Kini acara relawan Gerakan Nusantara Bersatu menjadi bola liar partai politik dan relawan Jokowi di tengah bolak-balik endorser capres oleh Jokowi, Apakah ini menjadi sinyal hubungan Jokowi dengan PDIP tidak lagi harmonis? Siapakah sosok yang dimaksud pemimpin berambut putih oleh Jokowi?

Adu Perspektif kali ini mengangkat topik 'Geger Capres Rambut Putih Keriput'. Menghadirkan Silvester Matutina (Panitia Acara Nusantara Bersatu), Deddy Sitorus (Politikus PDIP), Kamhar Lakumani (Deputi Bappilu Partai Demokrat), Faldo Maldini (Stafsus Mensesneg) dan Hendry Satrio (Direktur Eksekutif KedaiKopi), saksikan Adu Perspektif secara langsung dari kanal web serta Youtube detikcom Rabu (30/11/2022) pukul 20.00 WIB.

(ed/ids)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT