Rakor di Bareskrim Polri, PT LIB Belum Putuskan Waktu Kick Off Liga 1

ADVERTISEMENT

Rakor di Bareskrim Polri, PT LIB Belum Putuskan Waktu Kick Off Liga 1

Karin Nur Secha - detikNews
Selasa, 29 Nov 2022 19:40 WIB
Jakarta -

Polri baru saja menggelar rapat koordinasi dengan PSSI, PT LIB, Kementerian PUPR, dan Kemenkes. PT LIB menyebut belum ada penentuan kapan kick off Liga 1 kembali bergulir karena harus ada beberapa tahapan.

"Ada beberapa hal yang harus kita kerjakan dalam beberapa hari ke depan, utamanya adalah kepolisian bersama dengan PUPR, dan Kemenkes akan melakukan verifikasi tentang beberapa tahapan mengenai Perpol 10/2022 nah kemudian dari situ baru nanti akan ada kepastian kapan kick off karena kita harus melalui tahapan-tahan tadi," kata Dirut PT LIB Ferry Paulus di Rupatama Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (29/11/2022).

Diketahui, Perpol Nomor 10 Tahun 2022 tentang Pengamanan Penyelenggaraan Kompetisi Olahraga. Sebelum ada aturan itu, belum ada peraturan polisi terkait pelaksanaan pertandingan. Oleh karena itu, perlu ada teknis ulang dilakukan berkaitan dengan sejumlah hal yang perlu diverifikasi agar menjadi terobosan baru.

"Jadi sebenarnya itu kita juga sudah melakukan beberapa terobosan ke pihak PUPR, kemudian ke pihak Kemenkes dan Polri terkait dengan tim tik kick off yang akan kita lakukan setelah selesai dari apa hasil survei atau verifikasi di lapangan mulai hari ini dan seterusnya," jelasnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Karobinops Sops Polri Brigjen Roma Hutajulu mengatakan pertemuan ini terkait konsolidasi untuk menyatukan visi agar sesuai dengan Perpol Nomor 10 Tahun 2022 tentang pengamanan kompetisi olahraga, salah satunya sepakbola.

"Di situ akan ada persyaratan dan segala sesuatu yang harus dipenuhi. Kemudian tim-tim teknis juga sudah mulai bekerja mulai besok berdasarkan tadi jadwal-jadwal yang sudah diberikan oleh pihak LIB kepada kami," jelas Hutajulu.

"Namun daripada itu diperlukan juga kerjasama yang baik untuk betul-betul melakukan penilaian resiko, kemudian syarat-syarat rekomendasi perizinan yang betul-betul sangat ketat dan betul-betul dilaksanakan sesuai dengan prosedur," lanjutnya.

Hutajulu menyebut SOP terkait pertandingan sudah ditentukan oleh masing-masing lembaga, baik itu KemenPUPR maupun Kemenkes.

"Kami juga sudah ada langkah-langkah yang taktis dan teknis untuk menentukan penilaian risiko dan proses perizinan yang cukup ketat," ucapnya.

(ain/aik)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT