Kronologi Anak di Magelang Tega Racuni Keluarga Sendiri hingga Tewas

ADVERTISEMENT

Kronologi Anak di Magelang Tega Racuni Keluarga Sendiri hingga Tewas

Eko Susanto - detikNews
Selasa, 29 Nov 2022 16:26 WIB
Suasana tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Sudiro   Prajenan, Mertoyudan, Magelang, Selasa (29/11/2022).
Suasana tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Sudiro Prajenan, Mertoyudan, Magelang, Selasa (29/11/2022). (Eko Susanto/detikJateng)
Jakarta -

Tiga orang sekeluarga, yang terdiri atas suami, istri, dan anak pertama, ditemukan tewas di rumahnya, Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Polisi mengungkap ketiga korban tewas diracun oleh anak kedua berinisial DD (22). Begini duduk kronologinya.

Rabu 23 November 2022

Dilansir detikJateng, pelaku DD ternyata sudah melakukan percobaan untuk menghabisi ketiga korban beberapa hari lalu.

"Dua kali percobaan. Informasi yang kita gali, kita dapatkan info hari Rabu sempat yang bersangkutan mencoba dengan memberikan zat kimia dicampur dalam dawet, hanya akibatkan mual dan tak sampai sebabkan meninggal," kata Plt Kapolresta Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun kepada wartawan usai olah TKP di rumah korban, Mertoyudan, Magelang, Selasa (29/11/2022).

Senin, 28 November 2022

DD kembali mengulangi kekejiannya dengan menaburkan racun ke minuman ketiga korban yang tidak lain adalah ayah, ibu, dan kakak kandung pelaku. Akibatnya, tiga korban ditemukan tewas di rumahnya.

"Pagi tadi saya mendapatkan laporan via telepon dari Kapolsek Mertoyudan, bahwasanya ada informasi dari masyarakat yang meninggal dunia sebanyak tiga orang. Kebetulan yang meninggal tersebut masih dalam satu keluarga sehingga kami menerjunkan tim untuk melaksanakan olah TKP," kata Sajarod, Senin (28/11).

Ketiga korban terdiri atas suami, Abas Azhar (58); istri, Heri Riyani (54); dan anak pertama, Dea Karunisa (25). Polresta Magelang kemudian mengamankan DD dengan status terduga pelaku.

Selasa, 29 November 2022

Polisi kembali melakukan olah TKP. Hasil autopsi juga telah keluar.

Sajarod mengungkapkan zat kimia yang dipakai pelaku dalam percobaan pertama sama dengan yang dipakai dalam aksinya yang kedua, Senin (28/11) kemarin.

"Zat kimia sama dengan yang sudah kita temukan kemarin, yakni ada sisa arsenik," jelasnya.

Kandungan zat beracun yang dipakai pelaku sangat mematikan. Kematian ketiganya hingga meninggal berdurasi sekitar 15-30 menit.

Baca berita lengkapnya di sini.

Lihat Video: Sakit Hati Jadi Motif Anak Bunuh Keluarganya di Magelang

[Gambas:Video 20detik]



(rdp/imk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT