Usai Abstain, NasDem Putuskan Setujui Revisi UU IKN

ADVERTISEMENT

Usai Abstain, NasDem Putuskan Setujui Revisi UU IKN

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Selasa, 29 Nov 2022 14:46 WIB
Saan Mustofa
Foto: Saan Mustofa (Yuda Febrian Silitonga)
Jakarta -

Partai NasDem sempat memutuskan untuk abstain saat pengambilan keputusan terkait Revisi UU Ibu Kota Negara (IKN). Kini, NasDem memutuskan untuk menyetujui revisi UU IKN.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Fraksi Partai NasDem DPR RI yang juga mantan Ketua Pansus RUU Ibu Kota Negara (IKN) Saan Mustopa. Dia menyebut saat ini pihaknya menyetujui usulan pemerintah untuk merevisi UU IKN.

"Jadi kalau sebelum ini dinyatakan sikap Fraksi Partai NasDem adalah abstain, itu karena kami butuh waktu untuk mempelajari substansi revisi UU IKN tersebut," kata Saan dalam keterangannya, Selasa (29/11/2022).

Saan menambahkan Fraksi Partai NasDem sebelumnya sempat abstain lantaran harus melihat dengan baik dan mencermati poin-poin apa saja yang akan direvisi dalam UU IKN tersebut. Saat ini, dia kembali menegaskan NasDem menyetujui revisi tersebut.

"Secara detail kami butuh mempelajari pasal-pasal yang akan direvisi, sehingga hari ini saya menegaskan bahwa Fraksi NasDem menyetujui direvisinya UU IKN tersebut," ucap Saan.

Wakil Ketua Komisi II DPR itu juga memaparkan tahapan berikutnya dari revisi UU IKN itu adalah akan dibahas dan ujungnya akan diparipurnakan. Bila memang ada persoalan yang belum bisa disepakati, kata dia, masih mungkin untuk dibahas dalam pembahasan tersebut.

"Jadi sebagai partai koalisi pendukung pemerintah jelas NasDem mendukung revisi UU IKN tersebut," tutur Saan.

NasDem Abstain

Fraksi NasDem DPR sebelumnya memilih abstain saat revisi UU Nomor 3 Tahun 2022 tentang IKN diusulkan masuk Prolegnas Prioritas 2023. Ketua Fraksi NasDem DPR RI Roberth Rouw membeberkan alasan NasDem abstain.

"Oh iya kan belum di paripurna, memang sengaja kita abstain dulu. Kenapa? Itu UU IKN kan baru kita sahkan kemarin belum lama, kamu itung berapa bulan itu IKN. Maka kami ingin mengkaji dulu lebih baik agar kami berikan pandangan di paripurna nanti," ujar Roberth saat dihubungi, Kamis (24/11).

Dia mengatakan NasDem abstain agar RUU IKN menjadi pembelajaran bagi kader. Selain itu, Roberth mengatakan Fraksi NasDem DPR tidak ingin semena-mena dalam mengambil keputusan.

"Kita abstain dulu deh, kita lihat dulu, kita lapor dulu karena kita ini kepanjangan tangan dari partai jangan kita seenak-enaknya ya kan di fraksi kita juga harus lapor ke DPP untuk bersama minta petunjuk dari sana ini seperti ini," jelas Roberth.

(maa/gbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT