2 Tersangka di Kasus Suap Hakim Agung Gazalba Ditahan KPK, Ini Perannya

ADVERTISEMENT

2 Tersangka di Kasus Suap Hakim Agung Gazalba Ditahan KPK, Ini Perannya

Muhammad Hanafi Aryan - detikNews
Selasa, 29 Nov 2022 11:34 WIB
Hakim Agung Gazalba Saleh (tengah) berjalan meninggalkan Gedung Merah Putih KPK usai pemeriksaan di Jakarta, Kamis (27/10/2022). Gazalba Saleh diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap pengurusan perkara kasasi Koperasi Simpan Pinjam Intidana yang menjerat Hakim Agung Sudrajad Dimyati dan tersangka lainnya.  ANTARA FOTO/Reno Esnir/rwa. *** Local Caption ***
Hakim Agung Gazalba Saleh (Foto: ANTARA FOTO/RENO ESNIR)
Jakarta -

KPK mengumumkan Hakim Gazalba Saleh dan dua orang lainnya jadi tersangka dalam kasus dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA). Tersangka lain yaitu orang kepercayaan dan seorang hakim yustisial di MA.

"Menetapkan dan mengumumkan tersangka Gazalba Hakim Agung pada Mahkamah Agung RI; Prasetio Nugroho selaku Hakim Yustisial, Panitera Pengganti pada Kamar Pidana MA RI dan Asisten Hakim Agung GS; dan Redhy Novarisza, tidak Staf Hakim Agung Gazalba Saleh," kata Deputi Bidang Penindakan KPK Karyoto, Selasa (29/30/2022).

Guna kebutuhan penyidikan Redhy Novarisza dan Prasetio Nugroho bakal ditahan selama 20 hari ke depan terhitung sejak 28 November 2022 hingga 17 Desember 2022. Keduanya bakal mendekam masing-masing di Rutan KPK pada Gedung Merah Putih dan Kaveling C1.

"Prasetio Nugroho ditahan di Rutan KPK pada gedung Merah Putih dan Redhy Novarisza ditahan di Rutan KPK pada Kavling C1 gedung ACLC," tambah Karyoto.

KPK juga telah melakukan pemanggilan terhadap Gazalba Saleh pada Senin (28/11). Namun, Karyoto menyebut pihaknya menerima konfirmasi penjadwalan ulang dari Gazalba.

"KPK juga telah memanggil Tersangka Gazalba Saleh dan kami telah menerima konfirmasi dari yang bersangkutan untuk dilakukan penjadwalan ulang," sebut dia.

Oleh karena itu, Karyoto juga mengimbau kepada Gazalba saleh untuk bersikap kooperatif atas penjadwalan ulang panggilan penyidik yang berikutnya.

"KPK berharap sikap kooperatif Tersangka Gazalba Saleh untuk hadir memenuhi panggilan Tim Penyidik pada waktu penjadwalan berikutnya yang suratnya segera dikirimkan," tutup Karyoto.

Sebelumnya diberitakan, KPK resmi mengumumkan Hakim Agung Gazalba Saleh jadi tersangka. Dia terjerat dalam tindak pidana korupsi berupa suap penanganan perkara di lingkungan Mahkamah Agung.

Karyoto menyebut sejatinya kasus ini merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan (OTT) yang sebelumnya menjerat Hakim Agung Sudrajad Dimyati. Kemudian, KPK menaikkan status perkara ini menjadi penyidikan.

(dwia/dwia)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT