Ditemukan di Pinggir Jembatan Cengkareng, Bayi Dibuang Dibawa Ojol ke Bidan

ADVERTISEMENT

Ditemukan di Pinggir Jembatan Cengkareng, Bayi Dibuang Dibawa Ojol ke Bidan

Silvia Ng - detikNews
Selasa, 29 Nov 2022 11:02 WIB
Ilustrasi Kaki Bayi Baru Lahir Terlihat Bengkok, Ini Alasannya Bun
ilustrasi (Getty Images/iStockphoto/monkeybusinessimages)
Jakarta -

Warga digegerkan dengan penemuan bayi di pinggir jembatan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. Bidan setempat Tuti Karmila (38) menyebut bayi tersebut dibawa oleh driver ojek online (ojol) ke klinik bersalin miliknya.

"Iya, Pak, ojol ada dua (orang), terus (bayinya) dibawa ke sini, ngasih tas plastik gitu,'" tutur Tuti kepada wartawan, Selasa (29/11/2022).

Ada banyak semut merah yang mengerubungi bayi itu saat dibawa ke kliniknya. Dia menyebutkan bayi itu terlihat membiru saat diantar ke kliniknya.

"Semut merah yang gatal itu. Iya (sebadan), banyak, dan bayinya itu sudah diem aja, udah biru bibirnya, tapi masih hidup karena mungkin kedinginan ya ada air ketuban di situ," ungkap Tuti.

Bayi itu mulanya tak mengeluarkan suara. Namun, setelah dibersihkan, akhirnya bayi mulai bersuara.

"Bentar sih (di sini), sekitar 15 sampai 20 menit. Pas saya bersihin sudah mulai merah bibirnya, bersuara sedikit. Habis itu dibawa ke puskesmas," kata Tuti.

Tuti menduga bayi itu dibuang setelah dilahirkan. "Iya baru lahir, soalnya ini (kainnya) masih ada air ketuban, tapi ari-arinya (plasenta bayi) sudah nggak ada," imbuh Tuti.

Sebelumnya diketahui, video penemuan bayi berjenis kelamin perempuan di Kawasan Cengkareng viral di media sosial. Bayi mungil tersebut ditemukan oleh driver ojol.

"Iya (ditemukan hari Sabtu)," kata Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhie Demastyo saat dimintai konfirmasi, Senin (28/11).

Ardhie menjelaskan, bayi tersebut ditemukan di pinggir jembatan Rawa Buaya. Saat ditemukan, bayi tersebut dibungkus kain.

"Di wilayah Rawa Buaya. Ditaruh di pinggir jembatan. Jembatannya masih dipakai cuman bukan jembatan yang sering dilewatin orang," paparnya.

"Bukan (dibungkus) kantong plastik, tapi kain merah," jelas Ardhie.

Ditambahkan olehnya, kondisi bayi tersebut sehat. Saat ini bayi itu dirawat di puskesmas.

(mei/isa)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT