Perintah Sambo di Balik Eliezer dan Yosua Bersenpi Tanpa Tes Psikologi

ADVERTISEMENT

Perintah Sambo di Balik Eliezer dan Yosua Bersenpi Tanpa Tes Psikologi

Zunita Putri - detikNews
Selasa, 29 Nov 2022 05:46 WIB
Ferdy Sambo menjalani sidang kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. Sedangkan istrinya, Putri Candrawathi hadir virtual karena positif COVID-19, Selasa, 22/11/2022.
Ferdy Sambo (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Terungkap peran Ferdy Sambo dalam urusan izin Bharada Richard Eliezer dan Brigadir Yosua Hutabara membawa senjata api (senpi). Sambo disebut memerintahkan agar Eliezer dan Yosua bisa membawa senjata tanpa melalui prosedur yang tepat seperti tanpa tes psikologi.

Hal itu terungkap dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir Yosua dengan terdakwa Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf di PN Jaksel, Senin (28/11/2022). Duduk sebagai saksi adalah Kepala Urusan Logistik Pelayanan Masyarakat (Yanma) Polri, Linggom Parasian Siahaan.

Linggom mengungkap awal mula surat izin membawa senpi Eliezer dan Yosua dikeluarkan. Awalnya, Linggom mengatakan pada 15 Desember 2021 dia dipanggil Kepala Yanma Polri yang saat itu dijabat Kombes Hari Nugroho dan diserahkan surat atas nama Eliezer dan Yosua, untuk dibuatkan surat izin membawa senpi.

Setelah Linggom selesai membuat surat izin memegang senjata api, surat itu tidak langsung diserahkan namun diminta disimpan oleh Kombes Hari.

"Besok harinya Pak Kayanma memanggil saya, 'ini surat senjata apinya kamu simpan kembali karena prosedurnya tidak lengkap. Tidak ada tes psikologi, tidak ada pengantar satker, dan tidak ada surat keterangan dokter'," kata Linggom saat bersaksi dalam sidang kemarin.

Beberapa hari kemudian, Linggom diminta menghadap ke Kombes Hari lagi dengan menyerahkan surat izin tersebut. Sebab, Kombes Hari ditelepon Ferdy Sambo.

"Empat hari kemudian saya ditelpon lagi sama pak kayanma agar menurunkan kembali surat senjata api tersebut. Saya antar ke ruangan beliau, saya serahkan ke bapak kayanma, setelah pak kayanma terima, langsung pak kayanma berbicara kepada saya 'barusan saya ditelpon kadiv propam Pak Sambo agar segera tanda tangan', setelah itu saya serahkan," ucap Linggom.

Simak video 'Chuck Sebut Uang Rp 150 Juta Yosua Dikembalikan ke Keluarga atas Izin Sambo':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya:



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT