Warga Pesanggrahan Jaksel Tewas Tersengat Listrik Saat Banjir

ADVERTISEMENT

Warga Pesanggrahan Jaksel Tewas Tersengat Listrik Saat Banjir

Antara - detikNews
Senin, 28 Nov 2022 23:29 WIB
poster
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Seorang warga di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, tewas saat banjir melanda wilayahnya. Warga tersebut tewas tersengat aliran listrik saat banjir dan jenazahnya sudah dievakuasi petugas BPBD DKI Jakarta.

"Korban tutup usia akibat tersengat listrik karena berusaha mencabut colokan listrik yang sedang terendam air," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Isnawa Adji dilansir Antara, Senin (28/11/2022).

Korban tersebut diketahui bernama Lina Maulida berusia 35 tahun di Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Korban kemudian dievakuasi petugas BPBD dibantu lurah dan petugas RT/RW.

19 RT Terendam Banjir

Sementara itu, hingga pukul 21.00 WIB, sebanyak 19 rukun tetangga (RT) terdampak banjir di Jakarta. Rinciannya, di Jakarta Selatan terdapat 17 RT, yakni di Kelurahan Cilandak Timur, sebanyak 2 RT dengan ketinggian air hingga 1,55 meter akibat luapan Kali Krukut.

Kemudian, di Pesanggrahan ada 13 RT dengan ketinggian air 40-60 cm akibat luapan Kali Krukut. Selanjutnya di 1 RT di Kelurahan Bintaro dengan ketinggian air 40 cm karena Kali Penghubung Rengas Bintaro yang meluap.

Selain itu, 1 RT di Kelurahan Bangka dengan ketinggian air 40 cm akibat Kali Lenggong meluap. Di Jakarta Barat terdata ada 2 RT dengan ketinggian air mencapai 40 cm akibat curah hujan tinggi.

Selain kawasan permukiman, sebanyak 6 ruas jalan di Jakarta terendam air dengan ketinggian 30-55 Cm. BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk mengawasi kondisi genangan di setiap wilayah.

Pihaknya juga mengoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina MargaMarga dan Dinas Gulkarmat untuk menyedot genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat.

BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. "Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop," kata Isnawa.

(rfs/knv)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT