Pertamina Beri Bantuan Rp 5,6 Miliar untuk 25 Desa Energi Berdikari

ADVERTISEMENT

Pertamina Beri Bantuan Rp 5,6 Miliar untuk 25 Desa Energi Berdikari

Dea Duta Aulia - detikNews
Senin, 28 Nov 2022 19:46 WIB
Pertamina
Foto: Dok. Pertamina
Jakarta -

Pertamina salurkan bantuan sebesar Rp 5,6 miliar ke 25 Desa Energi Berdikari yang terdapat di 12 provinsi di Indonesia. Bantuan tersebut bertujuan untuk mendukung gaya hidup berkelanjutan yang ramah lingkungan.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan Pertamina membantu pengembangan desa energi berdikari untuk mengoptimalkan penggunaan sumber energi demi kemandirian masing-masing desa. Hal tersebut diungkapkan olehnya saat para acara Pertamina Eco RunFest 2022 di Jakarta, Minggu (27/11/2022).

"Jadi selain mengidentifikasi, kita bantu, kita bina, dan dananya kita berikan. Kita berharap konsep kemandirian energi ini bukan hanya skala besar, tapi juga harus mulai dari desa-desa," kata Nicke dalam keterangan tertulis, Senin (28/11/2022).

Langkah itu juga sebagai upaya untuk mengajak masyarakat desa agar memanfaatkan energi bersih seperti surya, biogas, microhydro, biodiesel, dan angin dalam memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari.

"Pertamina juga memberdayakan masyarakat di desa mandiri energi agar mandiri secara ekonomi. Masyarakat diberikan edukasi bagaimana mengolah sumber daya alam, termasuk sampah untuk diolah menjadi barang bernilai ekonomi," katanya.

Pihaknya pun turut memberikan edukasi kepada masyarakat desa agar bisa 'menyulap' eceng gondok menjadi kerajinan tangan, kursi, sofa, dan produk bernilai lainnya. Hal itu dilakukan untuk mewujudkan desa yang berdikari dan meningkatkan ekonomi.

"Pertamina juga membantu penataan kawasan desa menjadi ekowisata yang ramah lingkungan. Semuanya menggunakan energi bersih yang bebas emisi," katanya.

Untuk menjaga lingkungan, ia menjelaskan ada sejumlah langkah yang pernah dijalankan oleh Pertamina, salah satunya yakni memberikan bantuan terhadap konservasi penyu di Cilacap.

Konservasi penyu di Cilacap diinisiasi Pertamina pada tahun 2019 dengan melakukan studi konservasi penyu Lekang, pembuatan baseline dan pembuatan batas-batas areal konservasi. Pada tahun 2020 dilanjutkan dengan membuat pusat konservasi, edukasi penyu, dan memberdayakan warga lokal sebagai aktor konservasi.

Kemudian tahun 2021 Pertamina juga menyiapkan lokasi wisata konservasi penyu yang dikembangkan lebih lanjut pada tahun 2022 dengan pengembangan wisata edukasi.

"Pertamina terus melakukan program konservasi fauna. Sekarang sudah ada 60 program dan 260 spesies fauna yang kita konservasi. Karena kalau tidak kita lakukan akan mengalami kepunahan," tutup Nicke.

(akn/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT