110 Korban Gempa Cianjur Mengungsi ke Cisarua Bogor

ADVERTISEMENT

110 Korban Gempa Cianjur Mengungsi ke Cisarua Bogor

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Senin, 28 Nov 2022 18:51 WIB
Para pengungsi gempa Cianjur mendirikan tenda darurat mulai di sawah hingga kolam lele.
Pengungsi Gempa di Cianjur (Ikbal Selamet/detikJabar)
Jakarta -

Sebanyak 110 warga Cianjur, Jawa Barat (Jabar), yang terkena dampak gempa mengungsi ke Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Wilayah tersebut berbatasan langsung dengan Kabupaten Cianjur.

"Ada 110-an (yang mengungsi ke Cisarua)," kata Camat Cisarua Ivan Pramudia saat dihubungi wartawan, Senin (28/11/2022).

Mereka mengungsi di rumah saudaranya. Ivan masih berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) terkait dengan kebutuhan pengungsi di wilayahnya tersebut.

"Kebetulan di sini (Cisarua) ada keluarganya, jadi dipindah dulu ke keluarga yang ada di sini," ucapnya.

Pengungsi terbanyak berada di Desa Tugu Selatan, yaitu 73 orang. Ivan sendiri mulai mendapat informasi banyak pengungsi dari Cianjur datang pada tiga hari yang lalu.

"Begitu ke Batulayang, bikin laporan bahwa ada yang dari Cianjur ada di wilayah mereka 25 orang, makanya saya minta ke semua desa untuk mendata jadi dapet angka itu (110)," ucapnya.

Mereka tidak tinggal di tenda pengungsian, melainkan sebagian ikut bersama keluarga mereka di wilayah Cisarua.

"Nanti kita minta Dinsos untuk suplai, kita kan juga ada warga yg terdampak juga ya (di Cisarua) ada 15 rumah jadi kita konsentrasinya ke warga kita. Tapi nanti kita data juga yang dari luar kita data," ungkapnya.

Terkait warga Cisarua yang terdampak gempa Cianjur, Ivan menyebut pihak dinas terkait sudah melakukan asesmen. Rencananya minggu ini akan ada dana yang dialokasikan untuk warganya yang terdampak.

"Kalau sembako segala macam kebetulan hari ini saya muter lagi kita bantu juga sembakonya," tuturnya.

Sebagian warga Cisarua juga ada yang mengungsi karena terdampak gempa. Sebagian lagi ada yang masih tinggal di rumahnya meski rumahnya rusak.

"Ngungsi ada sebagian, ada yang rumahnya hanya jebol dapur misalnya kita tutup dulu pakai terpal jadi masih bisa ditinggalin gitu," pungkas Ivan.

(aik/aik)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT