KBRI di Libanon Lumpuh
Selasa, 25 Jul 2006 18:04 WIB
Jakarta - Diungsikannya Duta Besar Indonesia untuk Libanon Abdullah Sarwani ke Damaskus beserta staf-stafnya menjadikan kegiatan kedutaan secara teknis lumpuh. Demikian diutarakan Dirjen Asia Pasifik dan Afrika Departemen Luar Negeri Primo Alui Joelianto usai penandatanganan bantuan hibah Jepang ke Indonesia di kantor Departemen Luar Negeri, Jalan Pejambon 6, Jakarta Pusat, Selasa (24/7/2006). "Dubes kan sudah keluar dari sana. Secara teknis sudah lumpuh. Kegiatannya tidak ada. Kurang lebih 2 orang staf yang masih di sana untuk memantau situasi di Libanon," kata Primo. Dalam hal ini Primo juga menambahkan bahwa pihaknya belum mendapatkan konfirmasi lebih lanjut tentang adanya usulan negara-negara OKI untuk mengeluarkan sikap terhadap konflik Israel - Libanon yang telah disetujui oleh Presiden SBY. "Itu usul dari Malaysia karena sebagai Ketua OKI dan juga untuk menjawab permintaan beberapa negara di OKI supaya OKI mengeluarkan sikap atas konflik. teknisnya kita belum tau seperti apa," tegas Primo.
(nrl/)











































