UMP Banten Naik 6,4 Persen, Upah 2023 Jadi Rp 2,6 Juta

ADVERTISEMENT

UMP Banten Naik 6,4 Persen, Upah 2023 Jadi Rp 2,6 Juta

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Senin, 28 Nov 2022 09:50 WIB
Pj Gubernur Banten Al Muktabar
Pj Gubernur Banten, Al Muktabar (Bahtiar Rifai/detikcom)
Serang -

Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) yang berlaku pada tahun 2023 nanti. Di tahun itu, UMP Provinsi Banten bakal naik 6,4 persen atau menjadi Rp 2.661.280,11.

"Penetapan UMP sudah ditandatangani oleh Pj Gubernur," kata Kadisnakertrans Pemprov Banten, Septo Kanaldi, kepada detikcom, Senin (28/11/2022).

Keputusan kenaikan UMP ini katanya tertuang dalam Keputusan Gubernur Banten Nomor 561/Kep.30-Huk/2022 tentang Penetapan Upah Minimum Provinsi Banten Tahun 2023. Keputusan ini ditetapkan pada hari ini sesuai dengan arahan pemerintah pusat dan berlaku pada tanggal 1 Januari 2023.

"Sudah resmi, sudah ditandatangani oleh Gubernur," katanya.

Terpisah, Kepala Seksi Pengupahan dan Jaminan Sosial Bidang Ketenagakerjaan Disnakertrans Banten Karna Wijaya menjelaskan, di UMP tahun 2022 besarannya adalah Rp 2.501.203,11. Penetapan UMP 2023 mempertimbangkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Perhitungannya kenaikan UMP pada 2023 dengan angka 6,4 persen adalah Rp 160.077,00.

"Sesuai Permenaker Nomor 18 tahun 2022, naik 6,4 persen dari UMP 2022," kata Karna terpisah.

Di diktum SK Gubernur dikutip detikcom, kenaikan UMP ini sebagai upaya dalam pemulihan ekonomi nasional. Penyelesaian permasalahan mengenai upah minimum dinegosiasikan antara pengusaha dan serikat buruh.

"Penyelesaian permasalahan upah minimum dinegosiasikan antara pengusaha dengan pekerja/buruh secara bipartit dan dilaporkan kepada Gubernur melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten," tertulis dalam ketetapan.

Lihat juga video 'Tanggapi APINDO, Menaker Sebut Permenaker Nomor 18/2022 Sudah Ideal':

[Gambas:Video 20detik]



(bri/dnu)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT