Taruna Akpol Semarang Disiksa Senior Hingga Gegar Otak

Taruna Akpol Semarang Disiksa Senior Hingga Gegar Otak

- detikNews
Selasa, 25 Jul 2006 15:45 WIB
Semarang - Hingga kini, tampaknya pendidikan kepolisian belum lepas dari aksi kekerasan. Buktinya, di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, ada taruna yang disiksa seniornya hingga gegar otak. Peristiwa yang mencoreng tubuh kepolisian ini sesungguhnya sudah terjadi beberapa bulan lalu, tepatnya 24 Maret 2006. Pada saat itu, korban Hendra Saputra (21), diketahui plesir tanpa pamit. Cekcok mulut antara Hendra dan lima seniornya pun terjadi.Dalam cekcok itu, lima senior merasa diabaikan karena Hendra tidak berpamitan saat keluar Akpol. Mereka mempersiapkan 'hukuman'. Dengan sembunyi-sembunyi, mereka membawa Hendra ke Asrama Taruna Sumatera Bagian Selatan di Karang Bendo, Jatingaleh, Semarang.Hendra masih ingat betul saat dibawa ke tempat tersebut, jam menunjukkan sekitar pukul 13.00 WIB. Di tempat itulah, ia dipukul, ditendang, dan disetrum hingga pukul 16.00 WIB. "Saya tidak tahu siapa saja yang melakukan. Mata saya ditutup dengan kain. Yang jelas mereka senior tingkat tiga," kata Hendra seolah masih trauma dengan kejadian yang ia alami, di Ruang Angela RS Elisabeth, Semarang, Selasa (25/7/2007). Hendra sempat dirawat di poliklinik Akpol. Namun karena mengaku masih sering pusing dan kadang-kadang muntah, pemuda asal Kompleks Poligon Palembang ini dilarikan ke RS Elisabeth 10 hari lalu. Taruna angkatan 2004 ini belum menghubungi keluarganya perihal kejadian yang ia alami. Setelah wartawan berhasil berbincang sedikit dengan Hendra, kini, Ruang Angela dijaga beberapa taruna Akpol. (asy/)


Berita Terkait