BNPB Nyatakan Gempa Cianjur Bukan Bencana Nasional, Bupati Komandan Satgas

ADVERTISEMENT

BNPB Nyatakan Gempa Cianjur Bukan Bencana Nasional, Bupati Komandan Satgas

Matius Alfons Hutajulu - detikNews
Minggu, 27 Nov 2022 17:48 WIB
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto
Foto: Adhar Muttaqien/detikcom
Jakarta -

Ketua BNPB Suharyanto mengatakan gempa Cianjur bukan bencana nasional, melainkan bencana daerah. Meski begitu, dia mengatakan bencana ini memang masif dan berdampak besar.

"Di setiap bencana apa pun, apa lagi bencana ini walaupun masif ya, walaupun dampaknya sangat besar, tadi data data sudah saya sampaikan, tapi tetap ini bencana daerah, bukan bencana nasional," kata Suharyanto saat konferensi pers, Minggu (27/11/2022).

Suharyanto mengatakan, mulai Senin (29/11) besok, segala komando di lapangan hingga kegiatan harian akan dilakukan oleh Bupati Cianjur. Menurutnya, ini sesuai dengan surat edaran Mendagri per 16 Februari 2019.

"Artinya, lambat laun mungkin mulai besok Senin ini segala penanganan komando di lapangan, pelaksanaan kegiatan harian, ini akan kembali sesuai ketentuan. Ketentuannya adalah kalau bencana daerah sesuai dengan surat edaran Mendagri tanggal 16 Februari 2019, itu berdasarkan instruksi bapak presiden bahwa kalau bencana daerah itu otomatis Pak Bupati jadi komandan satgas, dibantu walilnya adalah komandan kodim dan kapolres," ucapnya.

Korban Tewas Akibat Gempa Cianjur Jadi 321 Orang

Untuk diketahui, korban tewas akibat gempa magnitudo (M) 5,6 di Cianjur, Jawa Barat, bertambah. Korban tewas menjadi 321 orang.

"Hari ini ditemukan 3 jenazah sehingga catatan kita semua, berati dengan ditemukan 3 yang meninggal dunia menjadi 321 orang," ujar Suharyanto dalam konferensi pers, Minggu (27/11).

"Yang masih hilang masih ada 11 korban yang masih dinyatakan hilang," tambahnya.

Simak Video: Polisi Periksa Ormas yang Copot Stiker Gereja di Bantuan Cianjur!

[Gambas:Video 20detik]



(maa/knv)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT