Termakan Isu Gempa, Karyawan Gedung Tinggi Ngumpul di Lobi
Selasa, 25 Jul 2006 14:47 WIB
Jakarta - Isu gempa dan tsunami di Jakarta makan korban, Selasa (25/7/2006). Para karyawan yang berkantor di gedung pencakar langit di Jalan Sudirman, Jalan MH Thamrin, dan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Pusat, dilanda resah karena mengkhawatirkan kebenaran isu gempa itu.Pekerja di Sampoerna Square, Jalan Sudirman, misalnya, banyak yang turun dari kantornya dan berkumpul di lobi dan luar gedung."Saya pulang makan siang mau naik ke kantor, eh teman-teman ternyata ada di luar gedung. Mereka pada turun karena takut ada gempa," kata seorang karyawati Perusahaan Pengelola Aset (PPA) kepada detikcom pukul 14.30 WIB.Pemandangan serupa juga tampak di Gedung BEJ, Jalan Sudirman. Ratusan pekerja yang berkantor di gedung tinggi itu banyak yang "turun lantai". Mereka memenuhi lobi.Mereka yang turun misalnya pekerja yang berada di lantai 28 tower 2. Mereka turun atas perintah pimpinan karena khawatir pada isu yang menyebutkan gempa berkekuatan 8,8 SR segera datang. Meski demikian, wajah-wajah para pekerja ini tampak biasa-biasa saja. Tidak ada kepanikan yang terpancar.Dari kantornya di Kemayoran, petugas BMG menegaskan bahwa gempa tidak bisa diprediksi secara tepat waktu. Informasi bahwa akan ada gempa tak lama lagi, itu hanyalah berita bohong yang tidak perlu dipercaya.
(nrl/)











































