Mayat Korban Tsunami Masih Saja Ditemukan di Bantul
Selasa, 25 Jul 2006 13:40 WIB
Bantul - Meski tsunami yang berpusat di laut selatan Jawa telah berusia seminggu, namun masih saja jenazah korban ditemukan. Selasa (25/7/2006) ini, dua mayat ditemukan di kawasan Pantai Pandansimo, Kabupaten Bantul. Dua mayat yang ditemukan Tim SAR Pantai Pandansimo itu diduga sebagai korban tsunami yang terbawa arus laut hingga wilayah tersebut.Saat ini, kedua mayat yang belum diketahui identitasnya itu telah dibawa ke RSU Dr Sardjito Yogyakarta untuk dilakukan otopsi. Belum ada satu keluarga pun di wilayah pantai selatan, terutama wilayah Pantai Samas dan sekitar tempat penemuan mayat, yang mengaku kehilangan keluarga."Kemungkinan besar bukan warga sekitar Samas hingga Pandansimo, karena belum ada laporan keluarga yang hilang. Mungkin dari daerah lain yang terbawa ombak," kata Ngadimin, anggota SAR Pandasimo Kecamatan Sanden, Bantul.Mayat yang ditemukan di tempat terpisah itu berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Jenazah perempuan ditemukan di Pantai Kwaru Bantul pada hari Senin (24/7/2006) sekitar pukul 21.00 WIB.Pantai Kwaru terletak sebelah timur sekitar 2 kilometer dari kawasan Pantai Pandansimo atau di sebelah barat Pantai Samas.Kondisi tubuh korban sudah membusuk dan tidak ada rambut sehingga sangat sulit dikenali. Korban saat ditemukan di pinggir pantai mengenakan kaos putih dan celana jins biru. "Tinggi kira-kira 140 cm dengan usia sekitar 25 tahun," katanya. Satu mayat lagi berjenis kelamin laki-laki ditemukan pada hari ini sekitar pukul 05.00 WIB di Pantai Pandansimo. Kondisinya juga sudah membusuk sehingga sulit untuk dikenali. Korban mengenakan kaos oranye bertuliskan TM Keong Laut dengan tinggi sekitar 160 cm umur sekitar 45 tahun. "Kalau melihat kaosnya kemungkinan besar itu nelayan dari wilayah barat yang saat tsunami tenggelam dan terseret arus sampai Pandansimo," katanya.
(nrl/)











































